Berita Klaten Terbaru
Tak Sadar KRL Solo-Jogja Melintas, Paimin Tewas Tertabrak dan Terpental 8 Meter
Seorang pengendara sepeda motor tewas tertabrak Kereta Rel Listrik (KRL) Solo - Jogja, Sabtu (27/2/2021). Korban terpental sejauh 8 meter dari TKP.
Penulis: Rahmat Jiwandono | Editor: Mardon Widiyanto
Bahkan dirinya tak mendengarkan klakson yang dibunyikan masinis.
Kecelakaan pun tak terhindarkan, hingga KRL menabrak sepeda hingga terbelah menjadi dua bagian.
"Pas posisi tertabrak bapaknya masih jongkok di dekat rel, mungkin hantaman kereta dan kena karung rongsokan bapaknya jadi terlempar," aku dia.
"Bapaknya sampai terguling guling," tegasnya.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut lantas berbondong-bondong untuk mengevakuasi tukang rosok tersebut beserta sepeda onthelnya.
"Alhamdulillah bapaknya selamat, dan sepedanya sementara dititipkan," tandasnya.
Sensasi Naik KRL Solo-Jogja
Sebelumnya, warga berbondong-bondong mencoba perjalanan Solo-Jogja menggunakan KRL yang baru diuji coba per 1 Februari kemarin.
Para penumpang merasakan pengalaman berbeda ketika menjajal KRL pulang pergi hanya 1 rupiah saja.
Satu di antaranya, Ambang (22), penumpang asal Jember, Kabupaten Jawa Timur.
"Enak naik KRL, membantu masyarakat sekali. Ini calon pengganti Prameks, waktunya lebih cepat," katanya kepada TribunSolo.com, Senin (1/2/2021).
"KRL bisa langsung berangkat setelah berhenti. Kalau Prameks itu ada jeda, ini bisa langsung ngebut. Acnya juga lebih dingin," tambahnya.
Demi merasakan pengalaman itu, Ambang rela menginap sehari sebelum uji coba publik KRL yang dimulai 1 Februari 2021.
Ia menginap di sebuah hotel kawasan Malioboro Yogyakarta bersama satu saudaranya.
"Kemarin tiba dari Jember. Menginap di hotel kawasan Malioboro buat hari pertama uji coba publik KRL," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/motor-milik-paimin-hancur-lebur-tertabrak-di-perlintasan-kereta-tanpa-p.jpg)