Breaking News:

Kalah Banding, Terdakwa Kasus Mega Korupsi Asuransi Jiwasraya Tetap Divonis Seumur Hidup

Tersangka kasus korupsi PT Asuransi Jiwasraya yang merugikan keuangan negara sebesar Heru Hidayat divonis hukuman seumur hidup

Tribunnews.com
Suasana sidang secara virtual pembacaan vonis kasus dugaan korupsi pada PT Asuransi Jiwasraya (Persero) di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (26/10/2020). Sidang tersebut dengan agenda pembacaan vonis untuk dua terdakwa mantan Komisaris PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro dan mantan Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera (Tram) Heru Hidayat terkait kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang 

TRIBUNSOLO.COM - Tersangka kasus korupsi PT Asuransi Jiwasraya yang merugikan keuangan negara sebesar Rp16.807.283.375.000,00, Heru Hidayat, divonis hukuman seumur hidup.

Vonis tingkat banding ini menguatkan amar putusan pengadilan tingkat pertama pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Sebab bakim PT DKI Jakarta menolak permohonan banding yang dilayangkan Heru Hidayat.

"Menguatkan putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor 30/Pid.Sus-TPK/2020/PN.Jkt Pst tanggal 26 Oktober 2020 yang dimintakan banding tersebut," sebagaimana putusan PT DKI Jakarta, Senin (1/3/2021).

Perkara ini diadili oleh Ketua Majelis Hakim Haryono dengan anggota Leni Halida dan Lafat Akbar.

Putusan terhadap Heru Hidayat dibacakan pada 24 Februari 2021.

Heru Hidayat juga terbukti melakukan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam kasus korupsi Jiwasraya.

Selain dipidana seumur hidup, Heru Hidayat juga dijatuhkan pidana tambahan berupa uang pengganti senilai Rp10.728.783.335.000.

Baca juga: Gubernur Nurdin Abdullah Tertangkap Kasus Korupsi, Pemda Sulsel Akan Lakukan Evaluasi Besar- Besaran

Baca juga: Pelantikan Bupati Semarang Terpaksa Ditunda, Demi Menghadap KPK Jadi Saksi Korupsi Kasus Bansos

Heru divonis melanggar Pasal 3 Undang-Undang (UU) Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

Selain Heru terdapat lima terdakwa lainnya yang juga mengajukan banding, Komisaris PT Hanson International, Benny Tjokrosaputro; Direktur PT Maxima Integra, Joko Hartono Tirto; mantan Dirut Jiwasraya, Hendrisman Rahim; mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan PT Asuransi Jiwasraya, Syahmirwan; dan mantan Direktur Keuangan Jiwasraya, Hary Prasetyo.

Halaman
1234
Editor: Muhammad Irfan Al Amin
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved