Berita Sragen Terbaru

Ular Piton Sebesar 2,5 Meter Masuk Rumah Warga Sragen Bikin Panik, Dievakuasi Malam Hari

Sukarelawan dari Exalos Regional Sragen berhasil mengevakuasi dua ekor ular piton yang membuat warga panik.

Penulis: Rahmat Jiwandono | Editor: Ryantono Puji Santoso
istimewa
Exalos Regional Sragen mengevakuasi ular piton belum lama ini. 

Keesokan harinya pihak Exalos juga menerima laporan sama tentang adanya ular piton yang berkeliaran. 

Namun kali ini ular tersebut ditemukan di salah satu sungai di Mojosongo saat petugas Sibat PMI dan DPUPR sedang melakukan pembersihan. 

Akhirnya ular yang memiliki panjang 3,5 meter dan diameter seukuran paha orang dewasa itu juga berhasil diamankan. 

Menurut Ketua Exalos Indonesia, Kopti Janu Wahyu Widodo, ular-ular itu akan di karantina sementara dan akan dilepasliarkan ke alam bebas.

"Nanti seperti biasa kami edukasi ke warga sebisa mungkin jangan sampai terbunuh, dan kemudian akan kami lepaskan ke habitatnya," kata Janu pada Selasa (23/2/2021).

Warga Jaten Karanganyar Temukan Ular Piton Sebesar Paha Manusia, Dijual Laku Segini

Sebelumnya seekor ular juga membuat warga Karanganyar tepatnya di Kampung Daleman RT 07/ RW 06, Desa Ngringo, Kecamatan Jaten, Karanganyar heboh.

Diberitakan sebelumnya, warga menemukan seekor ular piton yang dengan panjang 3 meter dan diameter sebesar paha orang dewasa ditemukan di pinggir Sungai Bengawan Solo.

Menurut Ketua RT setempat, Budi, ular itu sebelumnya muncul dari sungai dan memasuki salah satu kebun milik warga.

Baca juga: Suami Kini di Berada Puncak Popularitas, Putri Anne Diingatkan soal Istiqomah oleh Ranty Purnamasari

Baca juga: Warga Jaten Karanganyar Geger, Ada Temuan Ular Piton Sebesar Paha Manusia: Ditangkap Langsung Dijual

Hingga kemudian ular itu tanpa sengaja diinjak oleh salah seorang warga yang sedang berkebun.

Terkejut akan hal itu, dirinya langsung berteriak dan meminta tolong hingga akhirnya para tetangganya datang memberi pertolongan.

"Kami tangkap bersama-sama, karena kalau sendirian tidak ada yang berani," kata Budi kepada TribunSolo.com pada Sabtu (20/2/2021).

Budi menuturkan peristiwa itu terjadi di sore hari, sekira pukul 16.00 WIB.

Setelah ular itu ditangkap warga setempat langsung menjualnya dengan harga Rp 150 ribu.

"Langsung kami jual, karena warga sini tidak ada yang bisa dan berani merawat ular sebesar itu," tuturnya.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved