Breaking News:

PNS Kian Makmur, Tjahjo Kumolo Wacanakan Tunjangan Pensiun Bisa Capai Rp 9 Miliar, Duit Siapa?

Selain kenaikan pensiun ASN, Tjahjo menyebut, pihaknya juga sudah membahas kenaikan tunjangan kepala daerah dengan Menteri Keuangan.

KOMPAS.com/Deti Mega Purnamasari
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo 

TRIBUNSOLO.COM --  Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menteri PANRB), Tjahjo Kumolo, membuka wacana seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) bisa dapat tunjangan hingga Rp 1 miliar.

Adapun uang senilai Rp 1 miliar itu termasuk dalam tunjangan pensiun.

Baca juga: Ada Lapor Mas Wali! Gibran Janji Tak Akan Abaikan Satupun Keluhan yang Masuk Selama 24 Jam Penuh

Baca juga: Jokowi Izinkan Asing Cari Harta Karun di RI, Susi Pudjiastuti Protes: Sudah Banyak Kita Kehilangan

Tjahjo mengaku sudah berdiskusi dengan PT Taspen terkait tunjangan pensiun bagi (ASN) tersebut.

Para CPNS yang diangkat PNS sujud syukur di depan Pendopo Pemkab Klaten, Jumat (5/6/2020)
Para CPNS yang diangkat PNS sujud syukur di depan Pendopo Pemkab Klaten, Jumat (5/6/2020) (TribunSolo.com/Mardon Widiyanto)

"Kami dengan Taspen juga sudah diskusi, bagaimana kalau pensiunan ASN itu nanti dapat tunjangan Taspennya bisa enggak kalau mencapai Rp 1 miliar?"

"Ya dihitung-hitung bisa kalau sejak awal sudah kita pertimbangkan dengan baik," kata Tjahjo dalam penandatanganan komitmen pembangunan Mal Pelayanan Publik di kanal YouTube Kementerian PANRB, Selasa (2/3/2021).

Selain kenaikan pensiun ASN, Tjahjo menyebut, pihaknya juga sudah membahas kenaikan tunjangan kepala daerah dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

"Sebenarnya waktu kemarin saya selesai (menjabat) Mendagri sudah teken dengan Ibu Menteri Keuangan untuk peningkatan tunjangan kepala daerah, sudah," kata dia seperti dikutip dari Kompas.com, Rabu (3/3/2021). 

Akan tetapi, Tjahjo menjelaskan, adanya pandemi Covid-19 membuat peluang peningkatan tunjangan pensiun ASN dan kepala daerah itu tertunda.

Padahal, pemerintah sudah merencanakan kenaikan minimal gaji pokok hingga 80 persen tunjangan kinerja dan lain-lain.

"Tapi karena ada pandemi Covid-19 inilah yang saya kira tertunda semua, termasuk tunjangan kinerja, yang harusnya kami targetkan tahun ini sudah selesai semua,” kata Tjahjo.

Halaman
1234
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Kompas TV
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved