Berita Solo Terbaru

Sejak Gencar Razia PSK di Solo, Modus Mangkal Jadi Berubah: Pindah di Bantaran Sungai

Razia Pekerja Seks Komersial (PSK) di Solo makin gencar saat ini. Hampir setiap hari polisi melakukan razia untuk memberantas penyakit masyarakat.

Tayang:
Penulis: Agil Trisetiawan | Editor: Ryantono Puji Santoso
(KOMPAS.COM/HANDOUT)
Ilustrasi Prostitusi 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Razia Pekerja Seks Komersial (PSK) di Solo makin gencar saat ini. 

Hampir setiap hari polisi melakukan razia untuk memberantas penyakit masyarakat tersebut.

Terbaru, Polsek Banjarsari berhasil menjaring empat PSK pada Operasi Pekat yang dilakukan Rabu (4/3/2021) malam. 

Baca juga: Polisi Bongkar Kasus Prostitusi Berkedok INFO KOS, Pelaku Pakai Kode Doraemon, Nobita dan Shizuka

Baca juga: Pasutri Muda Ini Jadi Mucikari Prostitusi Online, Tawarkan Anak di Bawah Umur, Kini Ditangkap Polisi

Menurut Kapolsek Banjarsari Kompol Djoko Satrio Utomo, modus yang dilakukan pelaku prostitusi kian hari kian beragam. 

Hal ini untuk mengelabuhi petugas, agar mereka tak terjaring razia. 

"Saat ini modusnya berubah, sudah tidak stay atau mangkal di depan kamar hotel," katanya, Jumat (5/3/2021).

"Sekarang tempat mangkalnya berpindah-pindah, seperti di sepanjang bantaran sungai atau ditepi jalan," jelasnya. 

Hal ini membuat petugas harus ekstra hati-hati agar tidak salah tangkap saat melakukan razia.

Baca juga: Kesaksian Warga Emoh Gunung Kemukus Dicap Miring : Tak Semua Jalani Prostitusi dan Cari Pesugihan

Selain menyesuaikan lokasi mangkal, para pelaku prostitusi ini juga semakin cermat dalam beroperasi di media sosial. 

"Mereka juga semakin berhati-hati saat di media sosial, seiring dengan gencarnya razia online yang kami lakukan," terangnya. 

"Mereka mencoba memahami dan memilah mana yang petugas mana yang konsumennya," imbuhnya. 

Kendati demikian, pihaknya terus melakukan operasi pekat yang berada di wilayah hukum Polsek Banjarsari. 

"Patroli dan sosialisasi terus kami lakukan, untuk memberantas praktek prostitusi di Banjarsari," tandasnya.

Sebelumnya, baru dua hari jadi Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, sudah memiliki niat serius untuk memberantas segala bentuk prostitusi di Kota Bengawan.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved