Berita Sragen Terbaru
Tanggul dari Ban Bekas Selesai Dikerjakan, Warga Terdampak Tetap Was-Was, Mengapa?
Warga sebenarnya berharap ada perbaikan talut yang sudah amblas akibat tergerus erosi air sungai.
Penulis: Rahmat Jiwandono | Editor: Eka Fitriani
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Rahmat Jiwandono
TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Empat warga Dukuh Gabusan RT 2, Desa Tangkil, Kecamatan Sragen Kota, Kabupaten Sragen sedikit bisa bernapas lega lantaran tanggul yang dibuat dari ban bekas selesai dikerjakan.
Tanggul tersebut selesai dikerjakan pada Minggu (7/3/2021) lalu.
Baca juga: Talut Ambrol Akibat Erosi Sungai, Warga Sragen Bangun Tanggul Pakai Ban Bekas
Baca juga: Kesaksian Pemilik Rumah Nyaris Hanyut Gegara Longsor di Sragen: Tanggulnya Melorot, Rugi Rp 70 Juta
Namun demikian, rasa cemas tetap ada meski sudah dibuatkan tanggul.
"Saya masih was-was saat hujan deras dan sungainya meluap. Saya enggak berani untuk tidur, takut kalau terjadi longsor lagi," ujar salah seorang warga terdampak, Ngatinah, Senin (9/3/2021).
Dia sebenarnya berharap ada perbaikan talut yang sudah amblas akibat tergerus erosi air sungai.
"Inginnya dibangun talut yang lebih kuat lagi," ujarnya.
Ngatinah pun sudah memindahkan barang-barang dan surat berharga yang ada di rumahnya.
"Semuanya sudah saya pindah ke rumah saudara saya."
"Takutnya kalau ada longsor susulan, terus barang-barang dan surat berharga milik kami malah hilang," tuturnya.
Sebelumnya, warga sekitar dibantu BPBD Sragen, relawan, hingga TNI AD membangun tanggul dari tumpukan ban bekas guna mencegah terjadinya longsor. (*)