Berita Klaten Terbaru
Kronologi Penemuan Batu Besar di Karanganom Klaten Diduga Candi, Berawal dari Penelurusan Warga
Penemuan batu besar diduga Candi peninggalan Kerajaan Mataram Hindu di Dukuh Lumbang Dungik, Desa Soropaten, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten.
Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Ryantono Puji Santoso
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto
TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Penemuan batu besar diduga candi peninggalan Kerajaan Mataram Hindu di Dukuh Lumbang Dungik, Desa Soropaten, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten, berawal dari penelusuran warga sekitar.
Warga setempat awalnya ingin membuat nisan leluhur yang menjadi cikal bakal dukuh tersebut.
Agus Purwonugroho warga setempat menceritakan awal penelusuran oleh warga sekitar mulai pertengahan 2020.
Baca juga: Cerita Warga Klaten yang Angkat Batu Besar Diduga Candi Peninggalan Mataram Hindu, Beratnya 200 Kg
Baca juga: Anya Geraldine Tak Tahu Candi Borobudur Ada di Magelang, Bukan Yogyakarta, Begini Penjelasannya
"Awalnya, kami bersama ketua RT dan RW ingin membuat nisan Mbah cikal bakal di dukuh kami, sekitar Juli 2020," ucap Agus, Jum'at (12/3/2021).
Warga ingin membuat nisan tersebut untuk keperluan pengetahuan sejarah di dukuhnya.
Namun di saat mereka tengah melakukan penelusuran, mereka menemukan batu yang diduga bagian dari candi yang tertimbun selama berabad-abad.
"Kita bersepakat dan mengecek sekeliling lokasi, dari pengecekan kami menemukan batu-batu lainnya yang mengarah pada candi yang tertimbun," ungkap Agus.
"Hal ini diperkuat dengan temuan batu bata yang diperkirakan lantai dasar candi tersebut," lanjut Agus.
Baca juga: Penampakan Candi Cetho Karanganyar Setelah Libur 2 Bulan, Tetap Terjaga dan Bersih
Agus mengaku penelusuran dan penemuan benda tersebut dibantu oleh paranormal.
Setelah itu, Agus membuat laporan dan ditujukan ke Balai Pelestarian Cagar Budaya Jawa Tengah.
"Kami sudah mengirim laporan ke mereka, namun saat itu tidak ada respon," ujarnya.
Beberapa bulan kemudian, surat tersebut itu baru direspon oleh Tim Klaten Heritage Community.
Setelah itu, tim terjun langsung ke lokasi.
Dari tim KHC, kemudian menemukan batu-batuan lagi yang diduga bagian dari candi.
Baca juga: Tak Pakai Simpatik, Operasi Zebra Candi 2020 di Klaten Pakai Sistem Hunting, Ini Alasannya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/penemuan-batuan-yang-diduga-bagian.jpg)