Breaking News:

Ramadhan 2021

Puasa Bagi Penderita Asam Lambung ? Ternyata Berkhasiat : Keluhan Sakit Menurun, Ini Penjelasannya

Berpuasa mampu memberikan khasiat bagi para penderita asam lambung. Dalam sebuah penelitian ilmiah, dengan berpuasa, keluhan sakit bisa menurun.

(Emily Frost)
Ilustrasi asam lambung 

Laporan Wartawan TribunSolo.com,Ilham Oktafian

TRIBUNSOLO.COM,SOLO - Berpuasa mampu memberikan khasiat bagi para penderita asam lambung.

Dalam sebuah penelitian ilmiah, dengan berpuasa, seorang penderita asam lambung dapat mengurangi keluhan sakit mereka. 

Dokter spesialis gizi klinik di Laboratorium Gizi Fakultas Kedokteran UNS dan RSUD Moewardi, Dr Amelya Augusthina Ayusari MGizi SpGK menjelaskan, jika di Indonesia ada yang melakukan penelitian tentang hal itu.

Ini Waktu Olahraga dan Jenis Olahraga yang Tepat Saat Berpuasa versi Pengamat Kesehatan UNS

Tips Mudah Mengatasi Kulit Kering saat Puasa, Salah Satunya Kurangi Makanan Berminyak

Dalam penelitian tersebut, kelompok dibagi menjadi 2, kelompok pertama pasien yang menderita asam lambung dan tetap berpuasa, sedangkan kelompok kedua pasien yang menderita asam lambung namun tidak berpuasa.

"Ada penelitian di Indonesia tentang pasien yang menderita sakit lambung," papar Dr Amelya saat dibubungi Rabu (29/4/2020).

"Kelompok pertama, pasien ini berpuasa saat sakit asam lambung, kelompok kedua tidak berpuasa," jelasnya.

Saat kelompok pertama diuji, ternyata keluhan sakit lambungnya berkurang secara signifikan.

Berbeda dengan kelompok kedua yang masih tetap mengeluhkan sakit asam lambung.

"Kemudian hasil pasien yang berpuasa saat sakit asam lambung, keluhan sakit lambungnya justru berkurang," kata dia.

"Sedang yang kelompok lain, tetap mengeluhkan sakit lambung dengan tidak berpuasa," ungkapnya.

Teraturnya waktu makan, seperti saat sahur dan berbuka ternyata mampu mempengaruhi kesehatan lambung kita pada umumnya.

Meskipun yang harus diperhatikan adalah tetap menjalani pantangan untuk tidak makan pedas, gorengan maupun soda saat kita hendak sahur maupun berbuka.

"Setelah diteliti ternyata, makanan yang teratur di jam seperti berbuka dan sahur mempengaruhi kesehatan lambungnya," paparnya.

"Meskipun makanannya harus diperhatikan, seperti tidak makan pedas, gorengan maupun soda," pungkas Dr Amelya. (*)

Penulis: Ilham Oktafian
Editor: Adi Surya Samodra
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved