GothamChess Komentari Kemenangan Telak Irene Sukandar atas Dewa Kipas, Kini Bicara soal Kebenaran

Dewa Kipas alias Dadang Subur takluk di tangan Woman Grand Master (WGM) Irene Sukandar dengan skor 3-0 dalam duel yang berlangsung.

Editor: Hanang Yuwono
Tribunsumsel.com/youtube
Laga catur antara Dewa Kipas melawan Irene Sukandar. 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Kekalahan Dewa Kipas menuai komentar pemilik akun GothamChess.

Ia menyoroti kekalahan Dewa Kipas dari WGM Irene Kharisma Sukandar.

Nama pemilik akun GothamChess, Levy Rozman, mungkin tak asing lagi.

Baca juga: Imbas Dewa Kipas vs Irine, Percasi Solo Buka-bukaan : Hadiah Nasional Rp 50 Juta, Swasta Rp 300 Juta

Baca juga: Misteri Kehebatan Dewa Kipas yang Bikin Curiga Para Grandmaster Catur, Langkahnya Akurat tapi Lambat

Pecatur berlabel International master (IM) asal Amerika Serikat ini sebelumnya telah dikalahkan oleh Dewa Kipas dalam sebuah pertandingan di Chess.com.

"Jadi, Irene Sukandar telah mengalahkan Dewa Kipas 3-0. Akurasi dia (Dewa Kipas) kurang dari 40 persen dalam pertandingan ini," tulis Levy Rozman melalui akun Twitter @GothamChess.

"Lebih dari satu juta orang menyaksikan duel ini. Kabar baiknya: catur bisa lebih populer. Orang yang bermain curang juga akan ketahuan," imbuh GothamChess.

"Kabar buruknya: dia (Dewa Kipas) memenangi 7.000 dollar (Rp 100 juta), dipanggil pemberani, dan tidak akan mengakui kebenaran," ujar GothamChess lagi.

Seperti diketahui, Dewa Kipas alias Dadang Subur takluk di tangan Woman Grand Master (WGM) Irene Sukandar dengan skor 3-0 dalam duel yang berlangsung di studio podcast Deddy Corbuzier pada Senin (22/3/2021).

Kekalahan pada duel melawan WGM Irene Sukandar ini seolah menjadi jawaban atas kecurigaan terhadap statistik nyaris sempurna yang ditorehkan Dewa Kipas selama melakoni pertandingan catur online.

Skor 3-0

Dari empat babak yang diagendakan, laga disudahi dengan skor 3-0 buat sang Grand Master.

Pertandingan persahabatan itu juga dihadiri dua atlet catur Indonesia, yakni GM Susanto Megaranto dan WIM Chelsie Monica sebagai komentator laga tersebut.

Format Empat Babak

Laga Dewa Kipas vs WGM Irene Kharisma menggunakan aturan format empat babak dengan waktu berpikir per babaknya adalah 10 menit.

Masing-masing pemain mendapat kesempatan dua kali menggunakan bidak hitam dan putih, dengan jeda antar-babaknya adalah lima menit.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved