Berita Solo Terbaru
Mobil Terobos Jalur Contra Flow BST di Solo, Dishub: Pengemudi Tak Sabar Bisa Naik Kendaraan Umum
Kejadian para pengemudi tak sabar yang menerobos jalur contra flow Batik Solo Trans (BST) di Jalan Slamet Riyadi Solo jadi perhatian Dishub Solo.
Penulis: Azfar Muhammad | Editor: Ryantono Puji Santoso
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Azhfar Muhammad Robbani
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kejadian para pengemudi tak sabar yang menerobos jalur contra flow Batik Solo Trans (BST) di Jalan Slamet Riyadi Solo jadi perhatian Dinas Perhubungan (DIshub) Solo.
Para pegenmudi yang tidak sabar tersebut disarankan bisa naik kendaraan umum saja, dari pada membahayakan pengemudi lain.
“Jika memang tidak sabar maka kami himbau kepada pengemudi untuk menggunakan kendaraan umum seperti BST,” ungkap Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Solo, Hari Prihatno .
Sebuah postingan di media sosial viral, aksi mobil terobos jalur contra flow Batik Solo Trans (BST) di Jalan Slamet Riyadi Solo.
Postingan tersebut diketahui Jumat (9/4/2021).
Dalam rekaman video tersebut, terlihat ada dua mobil yang menerobos jalur BST tersebut.
Baca juga: Wali Kota FX Hadi Rudyatmo Anggap Pembelian Layanan Batik Solo Trans sudah Sesuai
Baca juga: Mulai Hari Ini, Batik Solo Trans Layani dari Palur - Adi Soemarmo, Lawan Arus di Jalan Slamet Riyadi
Sementara, dari arah berlawanan ada BST yang melintas.
Kedua mobil itu menghambat jalan BST dan menepi pelan-pelan agar BST bisa lewat.
Hari Prihatno membenarkan kejadian tersebut ada di Solo.
Dia mengatakan, apa yang dilakukan mobil menerobos jalur contra flow tentu membahayakan.
"Itu melanggar, membahayakan pengendara lain, dia menerobos jalur khusus BST," papar Hari, Sabtu (10/4/2021).
Baca juga: Jumlah Armada Feeder Batik Solo Trans Dinilai Belum Merata
Soal sanksi menurut Hari menjadi wewenang dari Satlantas Polresta Solo.
“Saya kira satlantas saat ini sudah memiliki ETLE (Tilang Elektronik),” paparnya.
Hari mengatakan, kemungkinan kendaraan yang menerobos jalur contra flow tersebut sudah mendapatkan surat tilang atau teguran.