Breaking News:

Penanganan Covid

Daftar Negara Dunia yang Mengalami Masalah Stok Vaksin Covid-19, Bukan Hanya di Indonesia

Embargo yang dilakukan India pun akhirnya membuat Indonesia hanya bisa memperoleh 1 juta dari sekitar 11 juta dosis vaksin yang dijanjikan.

JOEL SAGET / AFP
Ilustrasi vaksin Covid-19 dari Universitas Oxford dan AstraZeneca, diambil pada 23 November 2020. 

TRIBUNSOLO.COM - Indonesia saat ini mengalami masalah stok Vaksin Covid-19.

Diungkapkan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, masalah ketersediaan vaksin menjadi hal utama yang menghambat kelancaran program vaksinasi virus corona atau Covid-19.

Ini tidak hanya dialami Indonesia, banyak negara di dunia turut mengalami keterbatasan vaksin.

Baca juga: Apa Itu Vaksin Covid-19 AstraZeneca? Kenali Kandungan hingga Efek Sampingnya

Baca juga: Vaksinasi Bulan Ramadhan Diperbolehkan, Kemenkes Akan Kebut Hingga 30 Juta Dosis

"Bayangkan, kalau bulan Januari kita hanya punya 3 juta vaksin kemudian suntiknya sehari satu juta (orang), artinya 3 hari habis. Kemudian selama 27 hari berikutnya semua rakyat marah sama kita karena tidak ada yang bisa disuntik lagi, jadi memang laju dan kecepatan penyuntikan vaksin harus disesuaikan dengan ketersediaan vaksinnya," ujar Budi Gunadi, dalam agenda #Vaksinesia, Minggu (11/4/2021).

Selain itu, ia menjelaskan saat ini sedang terjadi gelombang ketiga kasus Covid-19 yang melanda banyak negara di dunia, seperti negara di Eropa, Asia, Amerika Selatan, termasuk India yang terletak di kawasan Asia Selatan.

"Saya mesti sampaikan di sini bahwa di 2 minggu yang lalu karena terjadi third wave atau gelombang ketiga di banyak negara di Eropa, Asia, Amerika Selatan, termasuk India," kata Budi Gunadi.

Perlu diketahui, India melalui Serum Institute of India (SII) merupakan salah satu produsen vaksin terbesar di dunia.

Karena lonjakan kasus Covid-19 juga terjadi di negara itu, maka mereka pun melakukan embargo vaksin AstraZeneca yang mereka produksi dan diberi nama vaksin Covishield.

Langkah embargo ini tentunya berdampak pada pasokan vaksin ke banyak negara di dunia, termasuk Indonesia.

"India sebagai salah satu produsen vaksin yang terbesar di dunia melakukan embargo, akibatnya supply vaksin yang masuk ke Indonesia terganggu," jelas Budi Gunadi.

Halaman
123
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved