Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Nekat Mudik ke Sukoharjo? Bawa Surat Antigen Tetap Dikarantina 5 Hari, Tak Bawa Apalagi 14 Hari

Pemkab Sukoharjo bakal menerapkan aturan ketat terkait larangan mudik lebaran 2021.

TribunSolo.com/Dok FX Hadi Rudyatmo
ILUSTRASI : Suasana terbaru karantina di Grha Wisata Niaga Sriwedari bagi pemudik Solo, Kamis (9/4/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Pemkab Sukoharjo bakal menerapkan aturan ketat terkait larangan mudik lebaran 2021.

Untuk mengantisipasi warga perantauan yang nekat mudik pada awal, Bupati Sukoharjo Etik Suryani meminta kepada RT, RW, hingga desa/kelurahan siaga.

Bilamana ada pemudik nekat dari luar kota datang, Satgas Covid-19 tingkat terbawah harus segera tanggap.

"Kalau ada pemudik datang, mereka harus ada surat rapid test antigen," kata dia saat ditemui di Kantor Kecamatan Mojolaban, Jumat (16/4/2021).

"Selain surat, mereka juga harus dikantina dulu selama lima hari," tambahnya.

Kalau pemudik tak membawa surat rapid test antigen, maka pemudik yang telah tiba harus melakukan karantina selama 14 hari.

Baca juga: Gibran Perbolehkan Mudik Lokal Solo Raya, Tapi Ternyata Pemkot Tetap Siapkan Lokasi Karantina

Baca juga: Sempat Tegas Larang Mudik ke Solo, Kini Gibran Bersikap : Kalau Terpaksa, Bawa Hasil Swab PCR

Sehingga Satgas Covid-19 ditingkat RT, RW, dan Desa/Kelurahan harus proaktif untuk memantau masyarakatnya yang pulang.

Satgas Covid-19 tingkat Kecamatan dan Desa/kelurahan juga diminta agar melakukan koordinasi dan saling membantu Satgas dibawahnya.

"Tapi kami mengimbau kepada masyarakat Sukoharjo, kalau ada saudara yang merantau jangan pulang dulu. Kasian yang disini," imbaunya.

Halaman
1234
Penulis: Agil Tri
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved