Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Berita Sragen Terbaru

Ingin Viral Lewat Aksi Kungkum di Atas Bak Dump Truk, 11 Pemuda Sragen Terima Nasib Dipanggil Poilsi

Sebanyak 11 orang pemuda harus berurusan dengan pihak berwajib karena aksi nyeleneh yang mereka lakukan di Jalan Sukowati, Sragen.

Penulis: Azfar Muhammad | Editor: Adi Surya Samodra
TribunSolo.com/ Istimewa
Para pelaku aksi kungkum di atas bak dump truk yang ditertibkan polisi. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Azhfar Muhammad Robbani

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN – Sebanyak 11 orang pemuda harus berurusan dengan pihak berwajib karena aksi nyeleneh yang mereka lakukan di Jalan Sukowati, Kelurahan Nglorog, Kecamatan/Kabupaten Sragen.

Mereka diketahui melakukan aksi kungkum atau padusan di atas bak dump truk.

Aksi tersebut membuat warga resah sehingga melapor ke Polres Sragen.

Kanit Tunjawali Satlantas Sragen, Ipda Joni Kurniawa mengatakan laporan warga sudah diterima dan sejumlah personel diterjunkan untuk mengecek kebenaran laporan tersebut sebelum akhirnya melakukan pemanggilan terhadap 11 orang itu.

Baca juga: Viral Muda-mudi Bangunkan Sahur Sambil Joget Erotis Diiringi Musik Diskotik, Polisi Amankan 10 Orang

Baca juga: Sedang Sahur, Wanita Ini Kaget Dapat Video Calon Suami Menikah, Padahal Persiapan Sudah 80 Persen

Dari keterangan pelaku, aksi tersebut dilakukan supaya mereka bisa viral di media sosial.

“Dalam rangka menyambut ramadan atau padusan, mereka mengakui sering melakukanya. Alih-alih ingin viral aksinya mereka lakukan dengan beda,” kata Joni kepada TribunSolo.com, Minggu (18/4/2021). 

Saat memenuhi pemanggilan, Joni menuturkan para pelaku bersikap kooperatif dengan petugas.

“Mereka semua kooperatif datang semua,” tuturnya.

“Kami layangkan surat pernyataan kepada 11 pemuda tersebut dan mereka  kami arahkan untuk memberikan pernyataan untuk tidak mengulangi aksi tersebut,” tambahnya.

Joni menuturkan 11 orang yang dipanggil tersebut untuk sementara mendapat peringatan dan tidak ada penangkapan lebih intensif.

“Karena masih  sosialisai operasi keselamatan dan kami himbau saat ini juga masih pandemi juga,” katanya.

“Tapi kita akan pantau terus dan pelaku pun sudah diketahui dan sudah kami laporkan denham kelurahan tempat tinggal masing - masing,” ujarnya. 

Jika kedepan ditemukan aksi konyol kembali, pihak satlantas mengatakan akan melakukan penindakan penyitaan pada kendaran trucknya. 

“Ya kami imbau untuk tidak neko-neko dan membuat aksi konyol supaya viral,” tandasnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved