Breaking News:

Berita Sragen Terbaru

Pemkab Sragen Tak Larang Kuliner Daging Anjing: Tidak Banyak yang Jual, Perda Juga Tak Ada

Pemerintah Kabupaten Sragen tidak melarang jual beli daging anjing di wilayahnya.

Penulis: Rahmat Jiwandono | Editor: Ryantono Puji Santoso
TRIBUNNEWS.COM
Ilustrasi anjing yang dagingnya akan dikonsumsi. 

"Kami mengajak agar masalah ini segera terselesaikan dengan cepat," ujar Mustika.

Menurutnya, di Sragen tidak banyak ditemukan warung yang menjual santapan daging anjing.

Meski begitu, di Kecamatan Gemolong menjadi tempat pengepul daging anjing.

"Saya berharap pemerintah setempat bisa menghentikan suplai daging anjing dari kecamatan itu," paparnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Kesehatan Hewan (Keswan) Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Sragen, Toto Sukarno menyatakan bahwa di Kecamatan Gemolong sifatnya hanya pemasok daging anjing.

Baca juga: Komunitas Pecinta Satwa : Wali Kota Gibran Didesak Berani Akhiri Perdagangan Daging Anjing di Solo

"Di sana malah tidak ada anjingnya," ujar dia.

Menurutnya, penyembelihan anjing dilakukan di masing-masing rumah pedagang.

"Anjing-anjingnya langsung diturunkan di tempat penjualnya," terangnya.

Di Solo Tak Ada Aturan Larangan Jual Beli Daging Anjing

Satpol PP Solo tidak memiliki kuasa untuk melakukan penertiban ataupun pelarangan perdagangan daging anjing di Kota Solo. Alasannya, peraturan daeraha terkait itu belum ada.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved