Berita Solo Terbaru

Tangis Keluarga Pecah, Ceritakan Momen Terakhir Bersama Legenda Timnas Indonesia Listiyanto Rahardjo

Mantan kiper Timnas Indonesia, Listyanto Bejo Rahardjo sempat berkomunikasi dengan anak keduanya.

Tayang:
Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Ryantono Puji Santoso
Dok: Website Bhayangkara Solo FC
Listianto Raharjo saat memimpin Seleksi Bhayangkara Solo FC U20 Di Lapangan Universitas Muhamadiyah Malang 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra 

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Mantan kiper Timnas Indonesia, Listiyanto 'Bejo' Rahardjo sempat berkomunikasi dengan anak keduanya, Muhammad Novan Rahvyanto atau Pablo sebelum menghembuskan napas terakhirnya.

Komunikasi tersebut berlangsung selama 3 jam, baik melalui telepon maupun chatting Whatsapp (WA).

Pembicaraan terakhir mereka yakni tentang melatih kiper. Apalagi keduanya sama-sama pelatih kiper. 

Baca juga: Penyebab Legenda Timnas Indonesia Listyanto Bejo Raharjo Meninggal Dunia, karena Serangan Jantung

Baca juga: Bejo Supriyanto : Petani Bawang Tawangmangu yang Terima Penghargaan Kementan Meski Hanya Lulusan SMP

Bedanya, Pablo sebagai pelatih kiper PSS Sleman Elite Pro dan Bejo sebagai pelatih Bhayangkara FC U-20. 

"Saya banyak sharing setiap telepon. Seumur hidup kemarin komunikasi paling lama 3 jam," ucap Pablo kepada TribunSolo.com, Rabu (21/4/2021).

Selain itu, otomotif juga menjadi bahasan diantara mereka berdua. Pablo sempat menawarkan ke Bejo sebuah kendaraan berwarna merah.

"Jawaban papah itu, 'Blo, mungkin akhir bulan baru bisa in action mobil lagi'," kata Pablo dengan terisak.  

Jawaban itu belum sempat direspon Pablo karena dirinya tengah mencari lauk sahur. 

Baca juga: Terkuak, Ini Sosok Pelatih Penjaga Gawang Persis Solo: Eddy Harto, Peraih Emas Sea Games 1991

Seusai mencari itu, Pablo pulang dan masuk kamar untuk segera tidur. Saat hendak tidur, handphone Pablo berdering. 

Ternyata pelatih kepala Bhayangkara FC U-20 menelponnya. Diangkatlah telepon dan didapatkannya kabar duka.

"Pelatih kepala bilang, 'minta maaf minta maaf, kamu sekarang di mana?', terus saya jawab 'di rumah coach', kemudian 'maaf, Blo, maaf, papah gak ada'," ujar Pablo.

Seusai mendapat kabar itu, Pablo berusaha tenang dan meminta tolong Pelatih Kepala Bhayangkara FC U-20 mengurus segala keperluan di Surabaya. 

Baca juga: Sosok Asisten Pelatih Persis Solo Haryanto Tommy Prasetyo, Ternyata Langsung Dilobi Oleh Kaesang

Seperti diketahui, Bejo meninggal dunia di RS Bhayangkara Polda Jatim, Selasa (20/4/2021) pukul 23.00 WIB.

"Pukul 01.00 WIB, saya langsung ke Solo. kakak dan adik saya yang berada di Jakarta  langsung berangkat semua," ujar Pablo. 

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved