Berita Solo Terbaru
Lurah Gajahan Solo Dicopot Gibran, Ada Warga Menolak, Camat: Sampaikan Aspirasi Sesuai Prosedur
Warga yang tidak setuju dengan sanksi pembebastugasan Lurah Gajahan Suparno bisa melalui jalur yang sudah disediakan.
Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Ryantono Puji Santoso
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Warga yang tidak setuju dengan sanksi pembebastugasan Lurah Gajahan Suparno bisa melalui jalur yang sudah disediakan.
Tanpa harus memasang spanduk dukungan di pintu masuk Kantor Kelurahan Gajahan, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo.
Camat Pasar Kliwon, Ari Dwi Daryanto mengatakan, para warga tersebut sebenarnya meminta kejelasan terkait sanksi yang dijatuhkan ke Suparno.
Baca juga: Reaksi Lurah Gajahan Solo yang Dicopot Gibran, Sebut Tidak Tahu Ada Pemasangan Spanduk Dukungan
Baca juga: Viral Pungli di Gajahan, Ternyata Ada Perda Solo Soal Penarikan Dana, Berikut Aturan & Batasannya
"Jadi gini memang ada semacam spanduk dan kita langsung bergerak kita turunkan ke bawah. Kita lacak memang ada beberapa warga Kelurahan Gajahan," kata Ari, Senin (3/5/2021).
"Intinya dengan adanya kejadian kemarin butuh kejelasan," tambahnya.
Mediasi dilakukan dengan beberapa warga di Kantor Kelurahan Gajahan hingga kurang lebih pukul 06.30 WIB.
"Kita berikan semacam info mulai dari awal sampai akhir. Mereka bisa menerima," ucap dia.
Baca juga: Terkuak, Alasan Spanduk Ini Bertebaran, Pasca Lurah Gajahan Suparno Dipecat Wali Kota Solo Gibran
"(Sebenarnya) mereka bisa menyampaikan aspirasi lebih terarah lewat surat," tambahnya.
Ari mengatakan, bila melalui spanduk, itu tidak diketahui aspirasi dari siapa dan dari mana.
"(Nanti malah) ada pikiran bermain di belakang atau semacamnya," katanya.
Reaksi Suparno
Spanduk dukungan terhadap Lurah Gajahan Suparno sempat bertebaran di pintu masuk Kantor Kelurahan Gajahan, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo, Senin (3/5/2021).
Spanduk tersebut berwarna putih berbagai ukuran dengan bermacam tulisan.
Diantaranya, '#WeTrustSuparno', '#SaveLurah', 'Jadi Warga Jangan Manja', 'Lurah Hebat Kok Dipecat !!!', dan '#SaveLinmas'.
Baca juga: Angkat Koper dari Kursi Lurah Gajahan, Suparno Pamitan ke Pegawai, Sempat Diwarnai Hujan Air Mata
Baca juga: Bela Suparno Si Lurah Gajahan yang Dipecat Gibran, Warga : Sempat Tolak Teken Surat Penarikan Zakat