Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Berita Solo Terbaru

Lurah Gajahan Solo Mengaku Tak Ikut Nikmati Uang Pungli, Gibran Tetap Copot: Dia Bertanggung Jawab 

Sejumlah spanduk dukungan terhadap Lurah Gajahan Suparno sempat terpasang di pintu masuk kantor Kelurahan Gajahan, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo,

Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Ryantono Puji Santoso
TribunSolo.com/Azhfar Muhammad Robbani
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka turun langsung mengembalikan uang hasil dugaan pungutan liar (Pungli) oknum linmas di Kelurahan Gajahan Solo, Minggu (2/5/2021). 

Camat Pasar Kliwon, Ari Dwi Daryanto mengungkapkan Suparno tidak pernah menerima seperserpun uang dari dugaan pungutan liar itu. 

"Kalau kemarin sepintas (klarifikasi), tidak pernah menerima itu," ungkap Ari.

"Beliau penghasilan sudah cukup, sesuai pengakuan beliau," tambahnya. 

Baca juga: Dipecat Gibran, Warga Gajahan Galang Tanda Tangan Demi Suparno : Buat Apa Pak Lurah Cari Uang Receh?

Suparno sudah angkat koper dari kantor Lurah Gajahan. 

Barang-barangnya sudah ia angkut. 

"(Hari ini) beres-beres barang di Kelurahan,"  ucapnya.

Ada Warga Menolak

Warga yang tidak setuju dengan sanksi pembebastugasan Lurah Gajahan Suparno bisa melalui jalur yang sudah disediakan. 

Tanpa harus memasang spanduk dukungan di pintu masuk Kantor Kelurahan Gajahan, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo

Camat Pasar Kliwon, Ari Dwi Daryanto mengatakan, para warga tersebut sebenarnya meminta kejelasan terkait sanksi yang dijatuhkan ke Suparno. 

Baca juga: Reaksi Lurah Gajahan Solo yang Dicopot Gibran, Sebut Tidak Tahu Ada Pemasangan Spanduk Dukungan

Baca juga: Viral Pungli di Gajahan, Ternyata Ada Perda Solo Soal Penarikan Dana, Berikut Aturan & Batasannya

"Jadi gini memang ada semacam spanduk dan kita langsung bergerak kita turunkan ke bawah. Kita lacak memang ada beberapa warga Kelurahan Gajahan," kata Ari, Senin (3/5/2021).

"Intinya dengan adanya kejadian kemarin butuh kejelasan," tambahnya. 

Mediasi dilakukan dengan beberapa warga di Kantor Kelurahan Gajahan hingga kurang lebih pukul 06.30 WIB. 

"Kita berikan semacam info mulai dari awal sampai akhir. Mereka bisa menerima," ucap dia. 

Baca juga: Terkuak, Alasan Spanduk Ini Bertebaran, Pasca Lurah Gajahan Suparno Dipecat Wali Kota Solo Gibran

"(Sebenarnya) mereka bisa menyampaikan aspirasi lebih terarah lewat surat," tambahnya. 

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved