Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Kisah Mbah Widodo, Tua Tetap Kerja Jual Bensin Keliling Solo, Semangat Meski Dapat Rp 1 Ribu Sehari

Ada yang sudah tua, kemudian bisa menikmati masa senja di tengah umurnya yang sudah lanjut usia.

TribunSolo.com/Azhfar Muhammad
Sosok Mbah Widodo yang menjadi penjual bensin keliling dengan sepeda bututnya di kawasan Fajar Indah, Jalan Adi Sucipto, Kecamatan Laweyan, Kota Solo. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Azhfar Muhammad Robbani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Ada yang sudah tua, kemudian bisa menikmati masa senja di tengah umurnya yang sudah lanjut usia.

Tapi hal itu tampaknya tak berlaku pada diri Widodo Susilo.

Seorang kakek 74 tahun yang biasa dipanggil Mbah Widodo menjadi sosok tekun sebagai penjual bensin keiling.

Terlihat dari raut wajahnya seorang sosok pekerja keras yang setia berjualan meski sudah tua renta.

Dia di antaranya bisa ditemui di kawasan Fajar Indah, Jalan Adi Sucipto, Kecamatan Laweyan, Kota Solo.

Mbah Widodo melayani pembeli di kawasan Fajar Indah, Jalan Adi Sucipto, Kecamatan Laweyan, Kota Solo.
Mbah Widodo melayani pembeli di kawasan Fajar Indah, Jalan Adi Sucipto, Kecamatan Laweyan, Kota Solo. (TribunSolo.com/Azhfar Muhammad)

Wajah tuanya tak bisa disembunyikan, kulitnya keriput, rambutnya putih dan beberapa gigi yang sudah tanggal.

Dia adalah kakek berasal dari Surabaya namun telah lama mengadu nasib di Solo.

Widodo tinggal bersama sang istri di Kampung Jajar, Telatan Ulo, RT 02 RW 8 Jalan Adisucipto, Kelurahan Jajar, Kecamatan Laweyan.

“Belum lama, saya jualan bensin menggunakan sepeda  baru dua tahun,” kata dia  kepada TribunSolo.com, Senin (10/5/2021).

Halaman
1234
Penulis: Azfar Muhammad
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved