Breaking News:

Berita Sukoharjo Terbaru

Antisipasi Pemudik Ngeyel, Sekda Sukoharjo Sebut Masyarakat Bisa Tutup Jalan Kampung

Antisipasi mudik terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo.Hal ini agar penyebaran virus Covid-19 bisa ditekan dan dikendalikan.

Penulis: Agil Tri
Editor: Ryantono Puji Santoso
TribunSolo.com/Fristin Intan Sulistyowati
Polisi Gelar Operasi di Kartasura, Sukoharjo, antisipasi pemudik curi start, Senin (19/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Antisipasi mudik terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo.

Hal ini agar penyebaran virus Covid-19 bisa ditekan dan dikendalikan.

Berbagai upaya untuk mencegah kaum boro mudik telah dilakukan Pemkab Sukoharjo.

Baca juga: Hoaks atau Fakta? Video Iring-iringan Presiden Jokowi yang Dikira Mudik ke Solo, Ini Jawaban Istana

Baca juga: Momen Unik Simon McMenemy Kena Razia Mudik di Solo, Kompol Feby: Susah Payah Saya Pakai Grammer

Imbauan dan sosialisasi telah diberikan, agar masyarakat tidak melakukan mudik lebaran 2021.

Mengingat pada lebaran ini, masih dalam kondisi pandemi covid-19, dan Kabupaten Sukoharjo masih berada di zona orange.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukoharjo Budi Santoso mengatakan, Pemkab Sukoharjo telah mengeluarkan surat edaran larangan mudik, termasuk juga bagi ASN.

Budi mengaku sudah menginstruksikan hingga tingkat RT/RW bahwa para pemudik untuk didata.

Kemudian, pemudik juga diminta kesadarannya untuk melapor.

Baca juga: Sebanyak 2.639 Pemudik Masuk Sukoharjo, Satgas Klaim Belum Ada Kasus Covid-19

"Kalau perlu dan semua warga setuju, pintu masuk lingkungan diportal, dikasih petugas jaga. Seperti awal pandemi lalu," katanya Senin (10/5/2021).

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved