Berita Sragen Terbaru

Cek Pospam Exit Tol Sragen, Kapolda Jawa Tengah Sebut Total Sudah Periksa 7000 Kendaraan

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Luthfi melakukan pemantauan di Pospam Exit Tol Sragen, Rabu (12/05/2021) pagi. 

TribunSolo.com/ Septiana Ayu Lestari
Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Luthfi melakukan pemantauan di Pospam Exit Tol Sragen, Rabu (12/05/2021) pagi.  

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Luthfi melakukan pemantauan di Pospam Exit Tol Sragen, Rabu (12/05/2021) pagi. 

Didampingi Kapolres Sragen, AKBP Yuswanto Ardi, Kapolda memeriksa penyekatan dalam rangka memutus mata rantai covid-19 di wilayahnya. 

"Ini akan kami terus tingkatkan dalam rangka memutus mata rantai penyebaran covid-19," kata Ahmad Luthfi.

Baca juga: Lebaran di Tengah Pandemi Corona, Gibran Tegaskan Tak Gelar Open House: Pilih Main Bareng Jan Ethes

Baca juga: Ormas di Solo Bantu Polisi Ingatkan Prokes dan Larangan Mudik di Pos Penyekatan Faroka

Selama larangan mudik, jajarannya telah memeriksa total hampir 7000 kendaraan.

"Untuk wilayah Jawa Tengah hampir 7000 kendaraan yang akan memasuki Jawa Tengah telah kita periksa," tambahnya. 

Polda Jawa Tengah telah memeriksa 4000 kendaraan di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Barat, 2000 kendaraan di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur. 

Baca juga: Belum 12 Jam 532 Orang Terkena Penyekatan di Makuto Solo, Ada yang Ngeles Pulang Kantor & Antar Ayam

"Kemudian di perbatasan DIY Jawa Tengah memeriksa lebih dari 500 kendaraan," kata dia.

Sesampainya di Pospam Exit Tol Sragen, Kapolda Jawa Tengah beserta rombongan langsung menjalani rapid antigen, dengan hasil keseluruhan negatif covid-19.

Penyekatan Makuto Solo

Ratusan pengendara terjaring penyekatan pada H-3 lebaran 2021 di Gapura Makuto, Jalan Adi Sucipto, Kota Solo, Senin (10/5/2021).

Pengedara, Dwi beralasan pulang kerja saat ditanyai petugas saat penyekatan dalam rangka larangan mudik tahun ini.

"Ini pakai mobil kantor, baru aja pulang kerja enggak mudik," ungkapnya kepada TribunSolo.com

Diketaui pula, Dwi merupakan warga Karangasem yang kebetulan setiap harinya melintas di Tugu Makuto.

Baca juga: Ustadz Tengku Zulkarnain Meninggal Dunia Usai Positif Covid-19, UAS Kenang Pertemuan Terakhir

Baca juga: Demam Berdarah di Sukoharjo Meroket, Fantastis Seminggu Ada 16 Kasus Baru, 2 Orang Meninggal Dunia

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved