Breaking News:

Berita Karanganyar Terbaru

Lebaran Kelabu, Korban Keracunan Takjil di Karanganyar ada yang Rayakan Idul Fitri di Rumah Sakit

Dari 54 korban keracunan takjil di Karangpandan, Karanganyar, dua diantaranya masih menjalani perawatan di Hari Lebaran.

TribunSolo.com/ Septi Ana
Seorang warga melintas di gapura Dukuh Puntuk Ringin, Desa Gerdu, Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, Kamis (13/5/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Lebaran seharusnya menjadi momen suka cita untuk berkumpul bersama keluarga. 

Namun, hal berbeda dirasakan warga Dukuh Puntuk Ringin, Desa Gerdu, Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar pasca kejadian keracunan massal setelah menyantap takjil, (09/05/2021). 

Baca juga: Sedihnya Warga Karangpandan Karanganyar, Tubuh Masih Lemas Akibat Keracunan, Tak Bisa Ikut Salat Ied

Dari 54 warga yang dilarikan ke rumah sakit, dua diantaranya masih menjalani perawatan di hari pertama lebaran tahun 2021.

Hal tersebut, diungkap salah satu warga, Suwarto kepada TribunSolo.com, kamis (13/05/2021). 

"Dua warga masih dirawat, kondisinya masih lemas," kata dia. 

Dua warga tersebut merupakan seorang kakek berusia 70 tahun, serta seorang nenek berusia 55 tahun. 

Sebelumnya, keduanya diketahui memiliki riwayat penyakit paru-paru. 

"Punya riwayat paru-paru, racunnya sudah kena paru-paru," ujarnya. 

Meski begitu, korban keracunan yang telah dibawa pulang, masih harus menjalani pemulihan di rumah masing-masing. 

"Karena masih lemas, yang dari rumah sakit diimbau untuk tidak keluar rumah, juga mengantisipasi penularan covid-19 yang dibawa dari rumah sakit," terangnya. 

Selama menjalani perawatan di rumah selama 14 hari, kebutuhan pokok warga dibantu oleh pemerintah setempat. 

"Bantuan (kebutuhan pokok) dari kelurahan ada," katanya. (*) 

Penulis: Septiana Ayu Lestari
Editor: Aji Bramastra
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved