Berita Klaten Terbaru

Tegas ! Kendaraan Luar Kota Lewat Perbatasan Jogja – Klaten Saat Arus Balik, Akan Diputarbalik

Penyekatan kembali digelar petugas gabungan polisi, Satpol PP, dan TNI Kabupaten Klaten di perbatasan Yogyakarta – Klaten.

Penulis: Rahmat Jiwandono | Editor: Adi Surya Samodra
TribunSolo.com/ Rahmat Jiwandono
Sejumlah personel kepolisian mengarahkan mobil plat luar kota yang terjadi dalam penyekatan di wilayah perbatasan Yogyakarta - Klaten, Sabtu (15/5/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Rahmat Jiwandono

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN – Penyekatan kembali digelar petugas gabungan polisi, Satpol PP, dan TNI Kabupaten Klaten di perbatasan Yogyakarta – Klaten, Kecamatan Prambanan, Sabtu (15/5/2021).

Penyekatan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi arus balik lebaran dengan menyasar kendaran berplat luar kota.

"Jadi untuk kendaraan yang berasal dari Jakarta, Jawa Timur dan Jawa Barat kami suruh putar balik," kata Kasatlantas Polres Klaten, AKP Abipraya Guntur Sulatiasto kepada TribunSolo.com. 

Sejauh ini, sambung Abipraya, sudah ada total 649 kendaraan yang diputarbalik. 

"Untuk jumlah kendaraan yang telah kami periksa mencapai 3.124 kendaraan," papar dia. 

Baca juga: Hendak Ke Solo, Pengendara Motor Ini Sebut Tak Ada Penyekatan : Purworejo – Klaten Tidak Dicegat

Baca juga: Arus Balik Lebaran, Tidak Ada Penyekatan di Perbatasan Jogja-Klaten, Pemudik Bebas Melenggang ?

Lebih lanjut ia menjelaskan, pengendara yang menggunakan kendaraan berpelat dari luar wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Solo Raya akan dicek kelengkapan dokumen perjalanannya.

"Kami mengecek KTP, surat tugas, Surat Izin Keterangan Mudik (SIKM), dan surat hasil test rapid antigen atau Genose," katanya. 

Selain itu, pihaknya menyediakan tes Genose dan rapid test antigen untuk pemudik yang terjaring dalam penyekatan arus balik. 

"Sampai saat ini pemudik yang telah menjalani rapid test antigen atau tes Genose di Pospam Prambanan ada 280 orang." ucap Abipraya.

"Hasilnya tidak ada yang reaktif atau positif Covid-19," imbuhnya. 

Kata dia, apabila ada pemudik yang menunjukkan hasil reaktif maupun terkonfirmasi Covid-19 akan diminta putar balik atau dibawa ke rumah sakit terdekat guna diisolasi.

Tidak Ada Penyekatan

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan melakukan pengetatan terhadap para pelaku perjalanan maupun pemudik pasca peniadaan mudik yang dimulai 18 sampai 27 Mei 2021.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved