Breaking News:

Insiden di Kedung Ombo Boyolali

Jadi Saksi Kunci, Nahkoda Perahu Maut Tragedi Waduk Kedung Ombo Dilibatkan Pencarian Korban

Nahkoda perahu maut berinisial GH (13) dilibatkan dalam pencarian korban tenggelam di Waduk Kedung Ombo (WKO).

Penulis: Rahmat Jiwandono
Editor: Ryantono Puji Santoso
istimewa
Tangkapan layar sosok nahkoda perahu maut di Waduk Kedung Ombo saat berkoordinasi dengan SAR. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Rahmat Jiwandono

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Nahkoda perahu maut berinisial GH (13) dilibatkan dalam pencarian korban tenggelam di Waduk Kedung Ombo (WKO).

Sampai saat ini masih ada dua orang yang belum ditemukan.

Selain itu, ada juga 48 penyelam yang diterjunkan untuk melakukan pencarian terhadap dua jasad korban yang belum ketemu.

Dua orang itu adalah Niken Safitri dan Jalal.

Untuk mempermudah proses pencarian, tim SAR gabungan mengajak nakhoda yang mengemudikan perahu tersebut saat terbalik.

Baca juga: Korban Perahu Maut Waduk Kedung Ombo yang Ditemukan Pagi Ini Seorang Perempuan, Meninggal Dunia 

Baca juga: Masih Bocah, Ini Sosok Nahkoda Perahu Maut Waduk Kedung Ombo Boyolali

"Kami ajak dia karena dia sebagai saksi kunci yang tahu lokasi terbaliknya perahu," ungkap Koordinator Basarnas Pos SAR Surakarta, Arif Sugiarto kepada TribunSolo.com, Minggu (16/5/2021).

Selain jadi saksi menyangkut peristiwa ini, si nakhoda yang masih di bawah umur itu juga akan dimintai keterangan ihwal penumpang yang tidak memakai jaket pelampung (life vest).

"Baru akan kami tanyai, apakah jaket pelampungnya ada tidak dipakai atau memang enggak punya," paparnya.

Baca juga: Benang Merah Insiden Perahu Maut Kedung Ombo : Nahkoda Masih ABG, Polisi Sebut Ada 2 Kesalahan Fatal

Dikatakannya, penyebab terbaliknya perahu diduga karena mengangkut penumpang yang melebihi kapasitas.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved