Breaking News:

Insiden di Kedung Ombo Boyolali

Nasib GH, Nahkoda Umur 13 Tahun di Kedung Ombo: Dibayar Rp 100 Ribu per Bulan, Kini Jadi Tersangka

Adapun GH bertugas mengantarkan tamu dari darat menuju warung apung yang berada di WKO.

Editor: Hanang Yuwono
istimewa
Tangkapan layar sosok nahkoda perahu maut di Waduk Kedung Ombo saat berkoordinasi dengan SAR. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - GH (13) nahkoda perahu maut dan pemilik warung apung, Kardiyo (52) ditetapkan sebagai tersangka insiden Waduk Kedung Ombo (WKO) Boyolali.

Adapun GH bertugas mengantarkan tamu dari darat menuju warung apung yang berada di WKO.

Terungkap fakta pula jika GH ini ternyata sudah lama bekerja bersama Kardiyo.

Baca juga: Fakta Baru Tragedi Perahu Terbalik di Kedung Ombo: Bukan karena Selfie, Ini yang Sebenarnya Terjadi

Baca juga: Bukan Selfie, Ternyata Ini Penyebab Perahu Terbalik di Waduk Kedung Ombo Boyolali, Tewaskan 9 Orang

GH sudah bekerja selama satu tahun terakhir di Waduk Kedung Ombo sebelum insiden memilukan itu terjadi.

"Tepatnya ia bekerja di hari Sabtu dan Minggu," ucap Kapolres Boyolali AKBP Morry Ermond kepada TribunSolo.com, Selasa (18/5/2021).

Selama bekerja ini, tersangka GH mendapatkan upah sebesar Rp 100 ribu per bulan.

Meskipun begitu, saat ditanya terkait alasan tersangka GH bekerja, Morry belum bisa menjelaskan lebih dalam.

"Yang jelas tersangka GH diperintahkan pamannya untuk mengantarkan calon pelanggan, dari daratan ke warung apung," pungkasnya.

Masih Kerabat

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved