Berita Solo Terbaru

Buntut Aksi Solidaritas Palestina di Solo Ricuh & Langgar Prokes, Korlap Bakal Dipanggil Polisi

Polisi berencana memanggil koordinator lapangan aksi dukungan Palestina yang berlangsung di Jalan Slamet Riyadi, Gladak, Kota Solo.

Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Ryantono Puji Santoso
TribunSolo.com/Adi Surya
Massa aksi solidaritas Palestina saat menggelar aksi di kawasan Jalan Slamet Riyadi, Gladak, Kota Solo, Jumat (21/5/2021). 

"Kami sudah izin kepolisian. Massa 50 sampai 60 peserta. Kami tetap menjalankan protokol kesehatan mengingat Solo masih dalam masa pandemi Covid-19," ucapnya.

Massa sempat melakukan teatrikal saat aksi mendukung Palestina di Gladak.

"Ada aksi orasi dan teatrikal terhadap bendera Israel. Dibakar," ujarnya.

Bupati Karanganyar Keluarkan SE Galang Dana Palestina

Serangan tak manusiawi Israel kepada warga Palestina menyentuh hati masyarakat Indonesia.

Tak terkecuali Bupati Karanganyar, Juliyatmono.

Bahkan orang nomor satu di Bumi Intanpari itu, menyerukan kepada warga terutama kepada ASN untuk memberikan dukungan kepada Palestina.

Dukungan tersebut tidak hanya dalam bentuk moril saja, namun juga penggalangan dana secara nyata.

Wujud penggalangan dana juga diwujudkan dalam bentuk surat edaran yang diberikan kepada segenap jajarannya.

Surat edaran yang ditandatangani oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono perihal bantuan kemanusiaan kepada Palestina.
Surat edaran yang ditandatangani oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono perihal bantuan kemanusiaan kepada Palestina. (TribunSolo.com/Istimewa)

"Ayo kita gotong royong bantu Palestina, tidak hanya masyarakat Karanganyar tapi juga Indonesia," katanya kepada TribunSolo.com, pada Selasa (18/5/2021).

“Saat ini kebutuhan pokok bagi rakyat Palestina sangat terganggu. Untuk itu, kita akan galang dana dan kita sumbangkan kepada rakyat Palestina," harapnya.

Juliyatmono mengungkapkan bahwa seruannya untuk membantu Palestina sudah sesuai dengan jalur konstitusi UUD 1945.

"Ini amanat dalam pembukaan undang-undang 1945, bahwa penjajahan di atas dunia harus dihapuskan," tegasnya.

Baca juga: Punya Bos Kaesang, Persis Solo Tempati Mess Mewah di Hotel Berbintang, Fasilitas Lengkap Wifi & Spa

Baca juga: Viral Pengorbanan Pria Asal Klaten Jual Rumah Demi Bantu Palestina, Ternyata Begini Kisah Dibaliknya

Dirinya juga mengimbau, bahwa Indonesia sebagai negara non blok tidak boleh terprovokasi dengan invasi Israel tersebut sehingga melakukan tindakan yang di luar kendali.

"Tidak boleh terprovokasi, dan jangan mudah terpancing amarah, tunjukkan bahwa Indonesia negara aman damai dan santun," jelasnya.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved