Berita Solo Terbaru
Buntut Aksi Solidaritas Palestina di Solo Ricuh & Langgar Prokes, Korlap Bakal Dipanggil Polisi
Polisi berencana memanggil koordinator lapangan aksi dukungan Palestina yang berlangsung di Jalan Slamet Riyadi, Gladak, Kota Solo.
Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Ryantono Puji Santoso
"Namun 1,5 jam lebih, orator melenceng dari materi yang disampaikan. Menyerang pribadi dan berisi ancaman," terang Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak.
Baca juga: Viral Aksi Paul Pogba dan Amad Diallo Bentangkan Bendera Palestina, Ini Tanggapan Solskjaer
"Tapi perlu diingat ada kewajiban yang harus dipatuhi. Ada hal yang dilarang. Jalan dikuasai, peraturan lalin diabaikan," tambahnya.
Selain itu, aksi solidaritas Palestina melanggar protokol kesehatan Covid-19. Sejumlah massa aksi tidak menggunakan masker dan jumlahnya melebihi ketentuan.
"Pemberitahuan 80 tapi ini 600 orang, sudah berantakan ini prokes. Polri mengambil sikap menyelamatkan rakyat banyak," ucap Ade.
Baca juga: Kabar Terbaru dari Palestina, Serangan Israel Makin Brutal, Pemimpin Hamas Sampai Surati Jokowi
Alhasil, polisi memutuskan membubarkan massa aksi. Pasukan pengurai massa pun dikerahkan.
Massa aksi kemudian membubarkan diri. Ada yang masuk ke dalam gang-gang sekitar lokasi aksi.
"Kami berprinsip keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi. Apalagi angka positif Covid-19 pasca liburan agak tajam," tutur Ade.
Bakar Bendera Israel
Himpunan Masyarakat Solo (Hamas) menggelar aksi dukungan untuk Palestina di kawasan Jalan Slamet Riyadi, Gladak, Jumat (21/5/2021).
Humas Hamas, Endro Sudarsono mengatakan, aksi tersebut dalam bentuk tausiah dan penggalangan dana untuk Palestina.
"Kami mendukung Pemerintah Indonesia melaksanakan kewajiban konstitusional yaitu berkaitan penjajahan di atas dunia harus dihapuskan tidak sesuai dengan peri kemanusiaan dan peri keadilan," kata Endro.
Baca juga: DPRD Karanganyar Kritik Bupati Juliyatmono Soal SE Galang Dana untuk Palestina: Perlu Dievaluasi
Baca juga: Bupati Karanganyar Terbitkan SE Bantu Palestina, Wakil Ketua DPRD dari PKB : Saya Rasa Kurang Tepat
Endro berharap Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan lobi bilateral untuk menghentikan aksi Israel terhadap Palestina.
"Kami mengutuk penjajahan Israel terhadap bangsa Palestina," kata Endro.
Dari pantauan TribunSolo.com, massa aksi tiba di lokasi Gladag sekira pukul 13.30 WIB.
Sejumlah mobil bertoa dan kertas-kertas dukungan Palestina dibentangkan. Orasi-orasi disampaikan.
Baca juga: Sebanyak 163 Negara Dukung Palestina, Ini Daftar 15 Negara Lain yang Tak Mau Mengakui Kedaulatan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/massa-aksi-solidaritas-palestina.jpg)