Berita Klaten Terbaru

Kasus Corona Jateng Meningkat, Ganjar Beberkan Pemicunya: Masyarakat Kendur Prokes

Jumlah kasus Covid-19 di Provinsi Jawa Tengah (Jateng) mengalami kenaikan yang cukup drastis.

TribunSolo.com/Ryantono Puji
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo mengunjungi warga di Kelurahan Sangkrah, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo, Selasa (19/1/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Rahmat Jiwandono

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Jumlah kasus Covid-19 di Provinsi Jawa Tengah (Jateng) mengalami kenaikan yang cukup drastis.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengungkapkan, ada tiga hal yang membuat jumlah kasus Covid-19 di Jateng mengalami peningkatan.

"Karena ada pemudik, penularan transmisi lokal, dan kedisiplinan masyarakat dalam menegakkan protokol kesehatan kendur," paparnya, Selasa (1/6/2021).

Baca juga: Razia Swab Antigen Dadakan di Alun-Alun Kidul Semalam, Gibran Sebut Gerak Cepat Antisipasi Corona

Baca juga: ASN dan Pendamping PKH Kecamatan Gantiwarno Klaten Positif Corona, Satgas Covid-19 Klaten Tracing

Guna menekan angka penambahan kasus Covid-19, Ganjar menginstruksikan kepada pemimpin daerah untuk menggencarkan sosialisasi protokol kesehatan dan operasi yustisi di tempat-tempat yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

"Termasuk tempat wisata yang bebas dikunjungi akan mulai dibatasi jumlah pengunjungnya," kata pria lulusan SMA Bopkri 1 Yogyakarta itu.

Apabila ditemukan tempat wisata yang membandel tidak mematuhi protokol kesehatan maka akan ditutup.

Baca juga: Warga Solo Positif Corona Dilarang Isolasi Mandiri di Rumah,Wajib Karantina di Asrama Haji Donohudan

"Sekarang harus tegas, kalau ada yang melanggar langsung tutup," katanya.

Selain itu, acara hajatan pun akan dibatasi.

"Karena di sejumlah daerah muncul klaster hajatan maka perlu dikontrol. Bukannya enggak boleh menggelar pesta pernikahan tapi kalau mau resepsi bisa ditunda dahulu," ucapnya.

Razia Swab Antigen di Solo

Razia swab antigen dadakan yang dilakukan Satgas Covid-19 dan tim gabungan di Alun-Alun Kidul Solo merupakan bentuk antisipasi penularan Covid-19.

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mengatakan, razia tersebut untuk menertibkan masyarakat yang masih abai dengan protokol kesehatan (prokes).

Dia menilai tim gabungan bergerak cepat untuk langsung melakukan razia tersebut.

Baca juga: ASN dan Pendamping PKH Kecamatan Gantiwarno Klaten Positif Corona, Satgas Covid-19 Klaten Tracing

Baca juga: Muncul Klaster Desa Pelemgadung Sragen: 19 Orang Positif Corona, 4 Meninggal Dunia

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved