Berita Boyolali Terbaru
Misteri Waduk di Boyolali, Baru Mei Lalu Telan Korban 10 Orang, Kini Remaja Ditemukan Tak Bernyawa
Waduk yang ada di Kabupaten Boyolali kembali memakan korban, Kamis (3/6/2021).
Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Asep Abdullah Rowi
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto
TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Waduk yang ada di Kabupaten Boyolali kembali memakan korban jiwa, Kamis (3/6/2021).
Setelah meninggalnya 9 orang di Waduk Kedung Ombo karena perahu terbalik, Sabtu (15/5/2021) dan seorang pemancing tewas Minggu (30/5/2021), kini ada lagi.
Bukan di Kecamatan Kemusu, tetapi di waduk yang berada di Kecamatan Klego.
Korban diketahui bernama Andri Mustakim (15), warga RT 10 RW 01, Dukuh Wates Barat, Desa Bade, Kecamatan Klego.
Sebelum tewas mengapung, korban sempat menghilang usai meminta uang jajan ke orang tuanya.
Baca juga: Kronologi Pemancing Tewas di Waduk Kedung Ombo: Berenang Ambil Korek dan Rokok yang Jatuh ke Air
Baca juga: BREAKINGNEWS: Waduk Kedung Ombo Makan Korban Lagi, Kini Pemancing Tenggelam Dalam Pencarian
Dari informasi yang dihimpun TribunSolo.com, kejadian bermula saat Selasa (2/6/2021) sekira pukul 14.00 WIB, korban meminta uang sebesar Rp 5 ribu.
Kanit Reskrim Polsek Klego Aipda Andy Budi P menjelaskan, setelah itu korban pergi jalan kaki dan tak ada kabar sehingga ayah korban Sumarli melapor kepada Ketua RT.
"Mencoba mencari di seputaran Waduk Bade dan mendapati pakaian korban ada di bibir waduk," akunya kepada TribunSolo.com.
Kemudian Sumarli melihat sesosok orang yang mengambang tidak bergerak.
Sosok tersebut dalam keadaan tengkurap sekitar 30 meter dari bibir waduk.
Seketika itu ayah korban tersebut berteriak meminta bantuan orang-orang sekitar untuk mengecek sesosok tersebut.
Setelah di cek dengan menggunakan getek (rakit bambu) ternyata sesosok orang tersebut adalah anaknya pada kamis, (3/2/2021) pukul 09.00 WIB.
Kemudian korban di angkat oleh warga dan dibawa ke rumah korban sambil menunggu Ver dari pihak Puskesmas Klego 1.
"Menerima laporan dan mendatangi TKP, kami menyerahkan Puseksmas Klego untuk pemeriksaan ver luar sementara," ucap dia.