Ingat Kasus Sate Sianida di Bantul? Ayah Korban Rupanya Maafkan Pelaku Lewat Surat, Begini Isinya

Ayah korban sate sianida bercerita sudah menerima permintaan maaf dari Nani lewat surat. Bandiman juga sudah membalas surat itu.

Tayang:
Editor: Hanang Yuwono
Tribunjogja.com | Dok Polsek Sewon
Polisi melakukan penyelidikan terkait kasus Paket Sate Bakar di Bantul (kiri) | Bandiman pengemudi Ojol yang anaknya jadi korban 

TRIBUNSOLO.COM -- Masih ingat kasus sate sianida yang menghebohkan Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kini kabar datang dari Bandiman, ayah Naba Faiz Prasetya.

Bandiman ternyata sudah memaafkan Nani Aprilia Nurjaman, tersangka kasus sate sianida di Bantul.

Baca juga: Anak Ojol di Bantul Tewas Karena Sate Sianida, Praktisi Hukum: Tidak Termasuk Pembunuhan Berencana

Baca juga: Polda DIY Dalami Motif Asmara Dibalik Sate Sianida, Siap Tindak Tegas Aparatnya Bila Benar Terlibat

Walaupun, kasus sate sianida yang berujung salah sasaran ini menewaskan anaknya.

“Saya sudah memaafkan Nani,” ujarnya seusai rekonstruksi adegan kasus sate sianida di Mapolres Bantul, Senin (7/6/2021).

Ia bercerita sudah menerima permintaan maaf dari Nani lewat surat. Bandiman juga sudah membalas surat itu.

Berikut isi surat balasan Bandiman:

Saya atas nama Bandiman dengan ini memberikan maaf kepada Anda (Nani) yang telah melakukan keteledoran walaupun salah sasaran terhadap anak saya Naba Faiz Prasetya, sehingga mengakibatkan meninggalnya anak saya.

Namun demikian dengan tidak mengurangi rasa hormat, kami sekeluarga tetap menuntut proses hukum harus tetap berjalan dan tidak akan mengurangi/meringankan tuntutan kami sekeluarga sesuai dengan perbuatan yang telah Anda lakukan.

Bandiman menyerahkan proses hukum kasus ini ke polisi.

Nani Apriliani dijerat Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman pidana mati atau seumur hidup atau paling lama 20 tahun.

Polisi menangkap Nani di rumahnya di Kabupaten Bantul pada Jumat, 30 April 2021.

Wanita asal Majalengka itu adalah pengirim sate sianida yang salah sasaran.

Nani Apriliani berencana mengirimkan sate beracun tersebut kepada seseorang bernama Tomy karena sakit hati.

Sate beracun tersebut dikirimkan melalui ojek.

Sumber: Kompas TV
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved