Tak Terima Motor Ditarik, Kreditur Teriak Begal, Seorang Debt Colector Tewas Dikeroyok di Subang
Seorang Debt Colector (DC) tewas dianiaya warga di Sagalaherang Kabupaten Subang, usai diteriaki krediturnya sendiri pada Jumat petang (4/6/2021).
Catatan Redaksi: Berita telah diperbarui pada hari Senin, 28 Juni 2021, dengan memasukkan hak jawab pihak FIF. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Terima kasih.
TRIBUNSOLO.COM - Seorang Debt Colector (DC) tewas dianiaya warga di Sagalaherang Kabupaten Subang, Jumat petang (4/6/2021).
Dia diduga tewas dikeroyok usai menarik kendaraan roda dua milik kreditur warga Ujung Berung Kota Bandung.
Baca juga: Hak Jawab FIFGROUP Pamanukan Terkait Berita Pengeroyokan Begal Hingga Tewas
Sepeda motor tersebut diduga telat setoran selama satu tahun.
Saat diambil, sepeda motor tersebut sedang digunakan di wilayah Jalancagak Kabupaten Subang pada Jumat siang (4/6/2021).
Setelah dicabut sepeda motor tersebut rencananya akan dibawa ke daerah Lembang Kabupaten Bandung Barat bersama seorang pengendaranya.
Namun belum baru sampai di daerah Jabong Kabupaten Subang seorang pengendara tersebut minta turun, lalu berteriak meminta pertolongan warga.
Ia mengaku dihipnotis dan dibegal oleh debt collector tersebut.
Dandi, seorang rekan debt collector itu menuturkan, mereka dikejar oleh warga Jabong hingga tertangkap di wilayah Sagalaherang.
Rekaman CCTV menunjukkan debt collector tersebut sempat ditabrak.
"Kalau saya yang mengendarai sepeda motor tarikan lari ke kantor Polsek Jalancagak, namun korban lari ke arah Sagalaherang," ujar Dandi ketika dihubungi Tribun, Selasa (8/6/2021).
"Pas sampai di dekat pasar Sagalaherang dia gak bisa bawa motor kenceng, terus sempat jatuh dari motor pas dia bangun langsung ditabrak sama yang ngejar," lanjut Dandi.
Setelah ditabrak, debt collector tersebut lalu dibawa oleh warga yang mengejar ke tempat sepi.
"Dia sempat dicekoki minuman, sambil terus dipukuli," imbuhnya.
Setelah dipukuli korban dibawa ke Polsek Sagalaherang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/pengeroyokan.jpg)