Breaking News:

Berita Sragen Terbaru

Muncul Klaster Lamaran di Sragen, Warga Dilarang Melakukan Isolasi Mandiri di Rumah

Technopark di Kabupaten Sragen dijadikan pusat untuk penanganan Covid-19. Warga dilarang isolasi di rumah.

Penulis: Septiana Ayu Lestari
Editor: Rahmat Jiwandono
TribunSolo.com/Rahmat Jiwandono
Kapolres Sragen, AKBP Yuswanto Ardi menunjukkan kartu nama yang berisi nomor Whatsapp Centre, Senin (8/2/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Warga Sragen yang terkonfirmasi positif Covid-19 dilarang menjalankan isolasi mandiri di rumah. 

Semua kegiatan penyembuhan pasien terpapar Covid-19 dipusatkan di Technopark Sragen

"Keuntungan dipusatkannya penanganan Covid-19 di Technopark agar memudahkan dalam melakukan kontrol kesehatan serta pasti terjaga keamanannya agar penularan tidak semakin meluas," jelas Kapolres Sragen, AKBP Yuswanto Ardi, Kamis (10/6/2021). 

Baca juga: Padamkan Kebakaran Dua Rumah di Jaten, Mobil Damkar Harus Memutar: Gegara Palang Jalan Dikunci

Baca juga: Sosok Angelo Alessio: Pelatih Baru Persija Jakarta, Pernah jadi Asisten Conte, Kini Bawa Mimpi Besar

Kata Ardi, hal ini tak lepas dari munculnya klaster lamaran di Desa Brangkal, Kecamatan Gemolong, Sragen. 

"Ada 2 RT yang mengikuti tes swab massal pada Jumat (11/6/2021)," terangnya. 

"Kami akan melakukan swab test massal di wilayah Gemolong, ada 2 RT yang disinyalir akan terjadi klaster," imbuhnya. 

Selain itu, Polres Sragen juga akan menyiagakan personelnya untuk melakukan membantu mobilitas pasien covid-19 ke Technopark. 

"Kita akan siagakan, tapi sifatnya stand by, karena dari masyarakat sendiri sudah tumbuh kesadarannya, berkenan melakukan isolasi mandiri di Technopark," katanya. 

Ada yang Ikut Mandikan Jenazah

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved