Breaking News:

Di Balik Mengerikannya Corona di Kudus : 82 Persen Sampel Pasien Covid-19 Terinfeksi Varian India

Hasilnya 28 sampel atau sekitar 82 persen di antaranya merupakan Covid-19 varian delta yang memiliki penularan lebih tinggi 50 persen.

Editor: Ilham Oktafian
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
ILUSTRASI : Tenaga medis melakukan Simulasi Kesiapsiagaan Penanganan Virus Corona (Covid-19), di Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKIA), Jalan KH Wahid Hasyim (Kopo), Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (13/3/2020). 

TRIBUNSOLO.COM - Dari hasil pemeriksaan 34 sampel pasien Covid-19 di Kudus, 82 persennya merupakan varian delta atau dikenal varian India.

Diketahui, barian B1617 pertama kali terdeteksi di India saat terjadinya peningkatan jumlah kasus.

Direktur RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus, dr Abdul Aziz Achyar menyampaikan, telah mengirimkan sebanyak 34 sampel pasien Covid-19‎ dari Kabupaten Kudus.

Hasilnya 28 sampel atau sekitar 82 persen di antaranya merupakan Covid-19 varian delta yang memiliki penularan lebih tinggi 50 persen.

"Itu hasil yang ‎kami kirimkan," ujar dia.

Sampel itu, kata dia, telah dikirimkan ke Fakultas UGM Yogyakarta. Hasilnya telah keluar pada hari Sabtu (12/7/2021).

"Tadi siang (Sabtu), keluar hasilnya," ucapnya.

Baca juga: Viral, Info Covid-19 Varian India Papar Warga Kudus, Dansatgas AHD : Kami Masih Tunggu Info Resmi

Terkait dugaan penyebab munculnya varian baru di Kabupaten Kudus itu pihaknya belum mengetahui secara pasti.

‎"Saya belum tahu," ujar dia.

Setelah hasil keluar, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kudus menggelar rapat virtual bersama Provinsi Jawa Tengah, Sabtu (12/7/2021) malam.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved