Berita Solo Raya Terbaru

Bukan Solo, Ini Daftar 4 Daerah Eks Karesidenan Surakarta yang Sudah Tertular Covid-19 dari Kudus

Akhirnya yang dikhawatirkan dengan fenomena meledaknya kasus Corona di Kabupaten Kudus sampai di Eks Karesidenan Surakarta.

Editor: Asep Abdullah Rowi
TRIBUNNEWS
ILUSTRASI : Pekerja kota yang mengenakan pakaian hazmat berjalan di daerah residensial untuk survei kesehatan dari pintu ke pintu rumah warga, selama penguncian nasional yang diberlakukan pemerintah sebagai tindakan pencegahan terhadap coronavirus COVID-19, di Kolkata. India. Rabu (29/4/2020). (AFP/Dibyangshu SARKAR) 

TRIBUNSOLO.COM, SOLO RAYA - Akhirnya yang dikhawatirkan dengan fenomena meledaknya kasus Corona di Kabupaten Kudus sampai di Eks Karesidenan Surakarta.

Ya, akhir-akhir ini sudah ada 4 daerah atau wilayah di Solo Raya tertular ganasnya Covid-19 asal Kudus yang hingga kini masih terjadi.

Di antara dari mereka dinyatakan positif Corona karena setelah bepergian dari Kudus.

Dalam catatan TribunSolo.com, 4 daerah tersebut yakni :

1. Kabupaten Klaten

Kasus Covid-19 di Desa Tijayan, Kecamatan Manisrenggo, Kabupaten Klaten merupakan yang pertama di Solo Raya karena asal mula dari Kudus.

Camat Manisrenggo, Rahardjo Budi Setiono mengatakan, ada seorang pemuka agama berinisial S yang baru saja pulang dari Kudus, Jawa Tengah.

"S ini adalah salah satu pemuka agama di wilayah situ," ujarnya kepada TribunSolo.com, Rabu (9/6/2021).

Setelah dari Kudus, S kembali ke Klaten dan timbul gejala terkait dengan Covid-19.

"Tapi yang bersangkutan tetap berkomunikasi dengan warga yang lain."

Baca juga: Nasib Warga Simo : Cari Uang ke Kudus, Pulang ke Boyolali Positif Covid-19 & Tularkan ke Orang Lain

Baca juga: Heboh Virus Covid-19 Varian Baru B 1617 di Solo Raya, Begini Tanggapan Wali Kota Gibran 

"Bahkan dia sempat memimpin salat di suatu musala yang diikuti enam orang jemaah," papar Budi.

Walau sudah merasakan ada gejala, S tidak kunjung memeriksakan diri.

"Dia mungkin tidak tahu kalau sudah tertular virus corona. Itu pun sempat jadi imam saat salat ied lebaran kemarin," ungkapnya.

Menurutnya, setelah kondisi S mulai parah, dia langsung memeriksakan diri ke bidan setempat.

"Ternyata benar dia sudah terpapar Covid-19. Untuk itu klaster ini termasuk klaster pascalebaran karena ketahuannya usai lebaran," katanya.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved