Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Kondisi ISI Solo Setelah Muncul Klaster Covid-19, Kampus Lockdown Dua Minggu: Penularan dari Asrama

Kasus corona di dunia pendidikan masih terus muncul. Kini Kampus Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta terpaksa harus lockdown.

Penulis: Muhammad Irfan Al Amin | Editor: Ryantono Puji Santoso
TRIBUNSOLO.COM/EKA FITRIANI
ISI SOLO - Foto salah satu bangunan di Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, Selasa (29/3/2016). 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Muhammad Irfan Al Amin

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kasus corona di dunia pendidikan masih terus muncul. 

Kini Kampus Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta terpaksa harus membuat kebijakan menutup kegiatan kampus atau lockdown.

Keputusan lockdown ini hanya diberlakukan untuk Kampus 2 yang berada di Mojosongo, Kecamatan Jebres.

Baca juga: Bak Hujan di Tengah Kemarau, Sragen Dapat 10 Ribu Vaksin di Tengah Label Zona Merah & Corona Meroket

Sementara Kampus 1 masih dibuka dan hanya gedung Pascasarjana yang di-lockdown.

Menurut Humas ISI, Esha Karwinarno, penyebaran Covid-19 bermula dari klaster asrama mahasiswa yang ada di Kampus 2 Mojosongo.

Baca juga: Ada Sejumlah Jenis Kendaraan Boleh Lewat, Meski Jalan Pandanaran Boyolali Ditutup pada Malam Hari

Baca juga: Update Piala Wali Kota Solo yang Sempat Ditunda, Gibran : Persiapan Jelang Kick-off Sudah 100 Persen

"Kemarin dari anak asrama sudah ada yang menjalani karantina di Asrama Haji Donohudan," katanya kepada TribunSolo.com, Kamis (24/6/2021).

Adapun sisanya akan menjalani tracing swab test pada esok Jumat (25/6/2021) oleh Puskemas Mojosongo.

"Esok Jumat semua mahasiswa asrama yang berjumlah 47 orang akan menjalani swab test," ujarnya.

Selain klaster asrama ada juga yang berasal dari kegiatan pameran mahasiswa.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved