Berita Karanganyar Terbaru

Update Kasus Klaster Pabrik Sepatu Karanganyar, Buruh yang Terpapar Covid-19 Kini 111 Orang

Kasus klaster buruh pabrik sepatu di Jaten, Karanganyar semakin bertambah.Kini bertambah 3 kasus lagi dengan total ada 111 orang positif corona.

Penulis: Fristin Intan Sulistyowati | Editor: Ryantono Puji Santoso
TribunSolo.com/Adi Surya
ILUSTRASI : Warga tengah menjalani swab test untuk memastikan terpapar Corona atau tidak di halaman Balai Kota Solo, Sabtu (18/7/2020). 

Oleh karenanya, ia harus di-swab dan hasilnya positif Covid-19. Hasil itu didapatkannya pada Sabtu (12/6/2021).

Itu lalu dilaporkannya ke manajemen pabrik. Manajemen langsung melakukan tracing kontak erat dan dekat.

Ada sebanyak 21 karyawan yang berada dalam satu bagian dengan pasien menjalani uji swab. 13 diantaranya positif Covid-19.

Tracing kemudian diperluas dan ditemukan 10 kasus baru pada Kamis (17/6/2021).

"Tracing terus dilakukan. Total sudah ada sebanyak 745 yang sudah di-swab. 97 diantaranya positif Covid-19," kata Hargo.

"Masih ada 400-an karyawan yang hasilnya masih ditunggu. Mereka menjalani swab mandiri ataupun swab dadi pabrik," tambahnya.

Guna menekan laju penularan, Hargo menuturkan pabrik kini di-lockdown selama beberapa hari ke depan.

"Pabrik ditutup dulu selama 10 hari sambil menunggu tracking dari pabrik," ujarnya.

Komentar Dinkes

Sebelumnya, Dinas Kesehatan (Dinkes) Karanganyar belum menerima data rinci nama dan alamat buruh pabrik sepatu di Jaten yang positif Covid-19.

Kepala Dinkes Karanganyar, Purwati membenarkan memang ada laporan 95 buruh pabrik sepatu yang positif, tetapi hanya data awal yang diterimanya.

“Memang betul 95 karyawan terkonfirmasi positif Covid-19," terangnya kepada TribunSolo.com, Senin (21/6/2021).

"Hanya saja siapa saja nama karyawan tersebut, sampai saat ini kami belum menerima laporan,” jelas dia menekankan.

Baca juga: Nasib 4 PKL Bermobil dari Pekalongan Positif : Batal Jualan di Solo,Malah Dibawa ke Asrama Donohudan

Baca juga: 95 Buruh Pabrik Sepatu di Jaten Karanganyar Positif Corona, Muncul Usai Mengeluh Batuk & Sesak Napas

Saat ini pihaknya sedang berkordinasi dengan Satgas Penanggulangan Covid-19 tingkat desa.

Purwati mengungkapkan, data yang dia terima sampai pukul 12.00 WIB tadi hanya jumlah yang karyawan positif Covid-19 saja.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved