Berita Karanganyar Terbaru
Update Kasus Klaster Pabrik Sepatu Karanganyar, Buruh yang Terpapar Covid-19 Kini 111 Orang
Kasus klaster buruh pabrik sepatu di Jaten, Karanganyar semakin bertambah.Kini bertambah 3 kasus lagi dengan total ada 111 orang positif corona.
Penulis: Fristin Intan Sulistyowati | Editor: Ryantono Puji Santoso
"Untuk segera mengirimkan daftar nama karyawan yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 itu," jelasnya.
Purwanti akan melakukan pemilahan antar warga Karanganyar dan lainnya, sehingga akan dilakukan tidak lanjut seperti tracing demi swab antingen atau PCR.
Selain itu kasus penyebaran Covid-19 telah berkembang, tidak hanya melalui kluster keluarga, klaster hajatan, tapi meluas ke klaster pabrik.
“Kami kembali mengingatkan agar menerapkan protokol kesehatan ketat,” jelasnya.
Berstatus Zona Merah
Di lain hal, kasus Covid-19 di Karanganyar melonjak sehinghga ada 5 desa dan 2 kecamatan berstatus zona merah.
Data itu sesuai data Covid-19 Jawa Tengah untuk Kabupaten Karanganyar, pada Minggu (20/5/2021), menyatakan ada 2 kecamatan dan 5 desa masuk zona merah.
5 desa diantaranya Jantiharjo, Tawangmangu, Papahan, Pandean Tasikmadu, dan Dagen Jaten juga berstatus zona merah.
Baca juga: Rekor Tertinggi Selama Pandemi, Covid-19 di Karanganyar Tembus 810 Kasus dalam Kurun Waktu 2 Bulan
Baca juga: Ambil Botol Susu Jatuh, Sopir Hilang Kendali, Daihatsu Taruna Malah Masuk ke Selokan di Tawangmangu
Serta ada 36 desa masuk zona orange, 25 zona kuning dan 44 desa zona hijau.
Purwati mengatakan, karena adanya temuan berbagi klaster Covid-19 d wilayah tersebut.
"Sekarang sudah merebah tak hanya klaster keluarga, dari klaster ibadah, wisata dan hajatan," jelasnya,.
Dia menjelaskannya masih banyak masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan saat beraktivitas.
"Dari penemuan, ada saja masyarakat yang tak menggunakan masker," ujarnya.
Untuk itu Purwati menegaskan akan berupaya untuk lalukan antisipasi penekanan Covid-19 dengan melalukan tracking pasien yang telah terkonfirmasi.
"Kita fokuskan pada tracking kontak erat pasien," tegasnya.
95 Buruh Positif
Ledakan kasus Covid-19 di Kabupaten Karanganyar benar-benar terjadi, Senin (21/6/2021).
Bukan warga di permukiman, kini ada puluhan buruh di pabrik sepatu di Dusun Jumog, Desa/Kecamatan Jaten positif Covid-19,
Kades Jaten Hargo Satoto menjelaskan, hasil swab antigen dan swab PCR yang menyasar ratusan buruh itu dilakukan mandiri oleh management pabrik, ada 95 orang positif.
Penemuan kasus Covid-19, diketahui pada lima hari lalu yakni banyak karyawan mengeluh panas, batuk dan sesak nafas.
Baca juga: Rekor Tertinggi Selama Pandemi, Covid-19 di Karanganyar Tembus 810 Kasus dalam Kurun Waktu 2 Bulan
Baca juga: Kisah Pembantu di Ngringo Karanganyar, Tertular Covid 19 Setelah Mengeroki Majikannya
"Karyawan yang positif Covid-19 berasal bukan hanya dari daerah Jaten," jelasnya kepada TribunSolo.com.
Hasil penelusuran Satgas Covid-19 Desa Jaten, menyatakan karyawan yang berstatus positif wajib isolasi mandiri (isoma) di rumah atau kos.
"Ada sekira 11 karyawan lakukan isoma di kos dekat pabrik dan sisinya di rumah masing-masing menyebar di berbagai daerah," jelasnya.
Dia menjabarkan, karyawan yang lakukan isolasi berasal dari wilayah Jaten, Kabupaten Sukoharjo, hingga hampir semua wilayah Karanganyar.
"Satgas Desa melakukan pemantauan secara berkala ke karyawan," aku dia.
Selain itu, Hargo mengatakan pabrik yang berjumlah sekitar 1.100 karyawan ini sudah dilakukan lockdown.
"Sejak lima hari lalu, sampai nanti lima hari ke depan," tegasnya.
"Tapi hanya karyawan tertentu yang bisa masuk ke pabrik," aku dia. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/ilustrasi-swab-test-warga-tengah-menjalani-swab-test-untuk-memas.jpg)