Berita Solo Terbaru
Kabut Tebal Selimuti Solo Pagi Ini: Ternyata Ini Penyebabnya, Berikut Penjelasan BMKG
Pemandagan di Kota Solo pagi ini diselimuti kabut tebal, Selasa (29/6/2021). Sebuah pemandangan yang sedikit berbeda jika dibandingkan hari biasa.
Penulis: Septiana Ayu Lestari | Editor: Ryantono Puji Santoso
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pemandagan di Kota Solo pagi ini diselimuti kabut tebal, Selasa (29/6/2021).
Sebuah pemandangan yang sedikit berbeda jika dibandingkan dengan hari-hari biasanya.
Kabut yang turun menyebabkan jarak pandang di jalan raya semakin pendek.
Baca juga: Sebelum Merapi Semburkan Awan Panas, Warga Klaten Lihat Kabut Tebal dan Suara Gemuruh
Baca juga: Lagi Asyik Pesta Miras, 17 Pemuda Ini Kalang Kabut saat Digerebek Petugas Kepolisian
Koordinator Observasi dan Informasi BMKG Ahmad Yani Semarang, Giyarto mengatakan, fenomena tersebut merupakan hal yang biasa terjadi.
"(Fenomena) kabut ini normal saja sebenarnya, umum terjadi menjelang matahari terbit, dan akan menghilang setelah matahari terbit," katanya kepada TribunSolo.com, Selasa (29/6/2021).
Ia menjelaskan, terjadinya kabut karena ada proses pertemuan udara panas dan udara dingin dari malam hari.
Baca juga: Berkabut & Hujan, Evakuasi Pendaki Tewas di Puncak Gunung Lawu Jalan Terus, Begini Kondisi Lapangan
Kabut tebal juga disebabkan karena beberapa hari terakhir, Kota Solo lebih sering turun hujan.
"Apalagi Solo yang beberapa hari belakangan banyak diguyur hujan, ini menyebabkan temperatur di Solo cukup rendah," jelasnya.
"Sehingga penguapan yang terjadi pada malam hari, bertemu dengan panasnya matahari, menyebabkan terjadinya kabut," pungkasnya.
Kabut di Karanganyar
Kabut dan hujan gerimis mengguyur wilayah Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar saat memasuki momen libur panjang akhir pekan ini.
Turunnya kabut membuat jarak pandang juga menjadi terganggu dan hanya kisaran 5 meter.
Menurut Camat Karanganyar, Rusdiyanto, kabut tebal ini sudah berlangsung beberapa hari.
"Kabut ini sudah beberapa hari, dan biasanya diikuti hujan tipis," katanya kepada TribunSolo pada Jumat (12/2/2021).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/kabut-di-solo.jpg)