Kepala Kantor Imigrasi Jelaskan Kronologi Masuknya 20 TKA China di Makassar

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Makassar, Agus Winarto menjelaskan kronologi masuknya TKA China di Bandara Sultan Hasanuddin.

Editor: Reza Dwi Wijayanti
Tribun Timur/Muslimin Emba
Penjelasan Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Makassar, Agus Winarto soal 20 TKA China masuk Makassar. 

TRIBUNSOLO.COM - Masuknya 20 Tenaga Kerja Asing (TKA) di Bandara Sultan Hasanuddin sempat ramai jadi perbincangan.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Makassar, Agus Winarto mengaku sudah memonitor kedatangan mereka.

Hal ini lantaran sebelum kedatangan 20 TKA tersebut, pihaknya sudah mendapat informasi.

"Jadi tiga hari sebelum kedatangan 20 TKA China itu, kita sudah mendapat informasi," kata Agus Winarto saat menggelar konferensi pers di kantornya, Jl Perintis Kemerdekaan, Makassar, Senin (5/7/2021) siang.

Baca juga: Operasi PPKM Darurat di Klaten, Petugas Tutup 14 Panti Pijat yang Nekat Buka

Baca juga: Pedagang Pasar Klewer Keberatan Penutupan Pasar, Minta Audiensi, Gibran: Silahkan Kami Fasilitasi

Hanya saja, lanjut Agus Winarto, langkah-langkah keimigrasian seperti pembuatan paspor dan lain-lain sudah dilakukan pihak Imigrasi di Bandara Soekarno-Hatta.

"Makanya kami di sini sisa memonitor atau memantau saja kedatangan mereka. Jadi kita sudah monitor mulai dari rencana kedatangannya dan pas tiga," kata Agus Winarto.

Selain itu, lanjut Agus, kedatangan 20 TKA itu telah mematuhi protokol kesehatan.

"Jadi mereka di Jakarta sudah dikarantina selama lima hari saat tiba dari asal negara mereka, karantina lima hari itu yang dipersyaratkan sebelumnya," ujarnya.

Tidak hanya itu, saat tiba di PT Huadi Kabupaten Bantaeng, para TKA itu juga tidak langsung bekerja.

Mereka, kata Agus juga masih diwajibkan mengikuti masa karantina.

"Jadi mereka di PT Huadi itu saat ini masih jalani karantina juga, tidak boleh langsung bekerja karena kan mereka juga masih tahapan uji coba juga. Jadi mereka belum bekerja dan belum digaji," jelasnya.

Para TKA itu lanjut Agus, tiba di Indonesia melalui jalur penerbangan Internasional China-Jakarta, sebelum PPKM diberlakukan.

"Jadi kita di Makassar ini tidak ada jalur penerbangan Internasional. 20 TKA itu masuk ke Indonesia lewat penerbangan Internasional di Bandara Soekarno-Hatta (Jakarta), dari sana baru penerbangan domestik ke Makassar," terang Agus.

Baca juga: Alternatif Susu dan Makanan Pengganti Bear Brand Menurut Ahli Gizi UGM, Bisa Tingkatkan Imun Tubuh

Sebelumnya ramai diperbincangkan, sebanyak 20 Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China masuk ke Indonesia via Makassar.

Pasalnya, kedatangan TKA itu berlangsung saat pemerintah baru saja menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa-Bali.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved