Berita Klaten Terbaru

Operasi PPKM Darurat di Klaten, Petugas Tutup 14 Panti Pijat yang Nekat Buka

Satgas Covid-19 Klaten tidak main-main dalam menerapkan aturan selama PPKM Darurat ini. ereka langsung bergerak menutup panti pijat.

TibunJogja.com
Satgas COVID-19 Klaten saat melakukan penutupan sebuah panti pijat di Klaten, Minggu (4/7/2021). 

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Satgas Covid-19 Klaten tidak main-main dalam menerapkan aturan selama PPKM Darurat ini. 

Mereka langsung bergerak menutup panti pijat yang masih beroperasi saat PPKM Darurat mulai 3-20 Juli 2021. 

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Klaten, Joko Hendrawan mengatakan 14 panti pijat yang ditutup tersebut tersebar di sejumlah kecamatan yang ada di Klaten.

Baca juga: Aturan Penutupan Jalan Dr Rajiman Solo karena PPKM Darurat: Kendaraan Darurat Boleh Lewat

Baca juga: Selama PPKM Darurat Solo, Semua Perbelanjaan DItutup, Termasuk Pasar Klewer

"Betul, kemarin (Minggu 4/7/2021) kita melakukan kegiatan penegakan PPKM Darurat di Klaten. Ada 14 panti pijat yang ditutup sampai tanggal 20 Juli," ujarnya pada Tribunjogja.com, Senin (5/7/2021).

Adapun giat penegakan PPKM Darurat di wilayah Klaten, lanjutnya dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari unsur Polri, TNI, Disparbudpora, Satpol PP, Dishub dan Disdakop dan UKM Klaten.

Diakui Joko, saat penegakan PPKM Darurat itu, tim gabungan dibagi dalam kedua tim.

Baca juga: Kondisi Pasar Klewer Solo saat PPKM Darurat, Pintu Ditutup dan Jalanan Lengang: Ini Potretnya

Tim pertama melaksanakan penegakan PPKM Darurat di Pasar Legi, Kecamatan Jatinom, dalam kegiatan tersebut, tim juga memberikan imbauan kepada pengunjung pasar dan pengusaha rumah makan untuk menaati protokol kesehatan COVID-19.

"Kemudian, tim kedua melaksanakan penegakan PPKM Darurat dengan sasaran panti pijat, rumah makan dan tempat hiburan," jelasnya.

Menurut Joko, selain menutup operasional dari panti pijat tersebut, pihaknya juga memasangi stempel di pintu masuk belasan panti pijat itu.

"Dalam kegiatan tersebut dilakukan penempelan stiker di lokasi panti pijat, tempat hiburan dan imbauan penutupan panti pijat terhitung mulai tanggal 3 sampai dengan 20 Juli 2021," jelasnya.

Baca juga: Sidak PPKM Darurat Solo, Mall Tutup Sementara: Hanya Gerai Obat dan Bahan Pokok yang Buka

Kemudian, untuk pengusaha atau pengelola rumah makan diberikan imbauan agar pembelian makanan dengan dibungkus untuk dimakan di rumah masing-masing.

Sementara itu, Koordinator Penanganan Kesehatan Satgas COVID-19 Klaten, Cahyono Widodo, menyampaikan jumlah kumulatif COVID-19 di Klaten pada Minggu (4/7/2021) menyentuh angka 17.128 kasus.

Dari jumlah tersebut 5.559 menjalani perawatan atau isolasi mandiri, 10.644 sembuh dan 925 meninggal dunia.

"Pada Minggu, terdapat penambahan COVID-19 sebanyak 418 kasus, 120 sembuh dan 34 meninggal dunia. Penambahan 418 kasus itu, hasil tes rapid antigen sebanyak 352 kasus dan hasil tes swab PCR 66 kasus," katanya. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunJogja.com dengan judul BREAKING NEWS : Nekat Beroperasi Saat PPKM Darurat, 14 Panti Pijat di Klaten Ditutup

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved