Survei Voxpol : Elektabilitas Partai Ummat yang Didirikan Tokoh Amien Rais Jauh dari Angka 1 Persen

Elektabilitas partai pendatang baru bernama Partai Ummat yang didirikan Amien Rais hanya memperoleh 0,2 persen suara.

TribunSolo.com/Istimewa
Amien Rais memperkenalkan logo resmi Partai Ummat pada 10 November 2020. 

TRIBUNSOLO.COM - Elektabilitas partai pendatang baru bernama Partai Ummat yang didirikan Amien Rais hanya memperoleh 0,2 persen suara.

Hal itu terungkap dalam survei elektabilitas partai politik (parpol) itu dilakukan oleh Lembaga survei Voxpol Center menjelang Pilpres 2024.

Menurut Direktur Eksekutif Voxpol Center Pangi Syarwi Chaniago, angka tersebut didapatkan dalam pertanyaan yang spesifik terkait parpol yang akan dipilih.

"Jika pemilu legislatif diselenggarakan hari ini siapa partai yang akan dipilih?," kata dia dalam rilis survei secara daring, Sabtu (3/7/2021).

Dari hasilnya, Partai Ummat yang didirikan Amien Rais hanya memperoleh 0,2 persen.

Rhido Rahmadi yang ditunjuk sebagai Ketum Partai Ummat saat deklarasi Kamis 29 April 2021 bersama pendiri Partai Ummat ada Amien Rais.
Rhido Rahmadi yang ditunjuk sebagai Ketum Partai Ummat saat deklarasi Kamis 29 April 2021 bersama pendiri Partai Ummat ada Amien Rais. (TribunSolo.com/Istimewa)

Sementara jika dalam pemeringkatan, menunjukkan bahwa Partai Gerindra di posisi teratas.

"Gerindra sebesar 27,9 persen, adalah partai yang dipilih publik," ujar Pangi.

Posisi kedua terkait elektabilitas parpol dihuni oleh PDI Perjuangan (PDIP) dengan elektabilitas sebesar 23 persen.

Disusul selanjutnya ada Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di posisi ketiga dengan elektabilitas sebesar 9,4 persen.

"Di posisi keempat ada Partai Demokrat yang mendapatkan elektabilitas sebesar 7,8 persen. Disusul Golkar di urutan kelima dengan elektabilitas 6,8 persen dan diikuti PKB di posisi keenam dengan 4,9 persen," kata dia.

Pangi mengatakan selain keenam parpol tersebut, parpol lain tidak mencapai ambang batas 4 persen.

Seperti Partai Nasdem di posisi ketujuh dengan elektabilitas 2,3 persen. Dilanjutkan dengan Perindo dengan 1,3 persen.

Selanjutnya ada PPP (1,3 persen), PAN (0,9 persen), Hanura (0,8 persen), PSI (0,3 persen), PBB (0,3 persen), Garuda (0,2 persen), Partai Ummat (0,2 persen), Berkarya (0,1 persen), PKPI (0,1 persen), serta Gelora (0,1 persen).

Akan tetapi, Pangi menyoroti masih besarnya angka pemilih yang belum menentukan suaranya yakni 12,5 persen.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved