Berita Solo Terbaru

Stok Oksigen di Rumah Sakit Solo Menipis, CEO PMI Solo: Dapat Bantuan dari Pak Luhut

Berbagai pihak ikut mencari solusi terkait menipisnya stok oksigen di Rumah Sakit (RS) di Solo. Termasuk Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. 

Tayang:
Penulis: Muhammad Irfan Al Amin | Editor: Ryantono Puji Santoso
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
ILUSTRASI : Petugas mengangkut tabung oksigen untuk kebutuhan pasien Covid-19 ke dalam ruangan di Hotel Grand Asrilia, Jalan Pelajar Pejuang 45, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (28/6/2021). Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengalihfungsikan Hotel Grand Asrilia menjadi Pusat Pemulihan Pasien Covid-19 di kawasan Bandung Raya. Tempat ini diperuntukkan bagi pasien Covid-19 yang sedang menjalani masa penyembuhan dari berbagai rumah sakit di Bandung Raya. Alih fungsi itu dilakukan seiring meningkatnya bed occupancy ratio (BOR) atau tingkat keterisian rumah sakit rujukan Covid-19 di kawasan Bandung Raya. Ketersediaan tempat tidur di Hotel Grand Asrilia untuk merawat pemulihan pasien Covid-19 terdapat lebih dari 500 tempat tidur. 

Sumartono mengatakan, dirinya mendapatkan telepon dari beberapa dokter di Rumah Sakit (RS) di Solo soal stok oksigen yang kian menipis. 

Baca juga: Stok Oksigen di RSD Bagas Waras Klaten Diklaim Aman: Masih Mencukupi

Baca juga: Di Tengah Kabar Oksigen Langka, Klaten Klaim Stok Aman: Ada Pasokan dari Semarang

Bahkan, pagi ini kemungkinan habis dalam hitungan jam, Jumat (9/7/2021). 

"Mereka semalam sudah berusaha meminta bantuan ke beberapa pemasok," kata dia, dalam video yang dikirim ke Wartawan, Jumat (9/7/2021).

"Tapi sampai pagi ini belum dikirimkan," papar dia. 

Dia meminta bagi siapapun yang memiliki jaringan untuk bisa membantu agar rumah sakit di Solo bisa tetap beroperasi. 

Depo Oksigen

Oksigen menjadi langka di Kota Solo seiring dengan meningkatnya kasus Covid-19.

Masyarakat Kota Solo begitu sulit mendapat pasokan oksigen.

Punya uang pun, belum tentu tersedia barangnya.

Vendor tabung oksigen kepayahan memenuhi permintaan rumah sakit, termasuk di Kota Solo.

Baca juga: Di Tengah Kabar Oksigen Langka, Klaten Klaim Stok Aman: Ada Pasokan dari Semarang

Baca juga: Cara India Atasi Kelangkaan Oksigen Medis Seperti Indonesia Sekarang, Ternyata Andalkan 5 Hal Ini

Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Solo, Ahyani mengakui hal tersebut.

Ia mengatakan, kondisi seperti ini harus segera diantisipasi untuk menghindari kelangkaan yang lebih panjang.

Pasalnya, saat ini distribusi tabung oksigen dipasok dari sejumlah pabrik yang ada di Jawa Timur, dan sejumlah daerah lainnya.

"Kita upayakan untuk membangun semacam depo khusus untuk penampungan oksigen di Kota Solo," kata dia, Kamis (8/7/2021).

Baca juga: Peringatan Keras Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi : Jangan Coba-coba Menimbun Gas Oksigen dan Obat!

Depo ini difungsikan agar distribusi tabung oksigen ke rumah sakit ataupun ke toko medis tidak mengalami hambatan.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved