Berita Solo Terbaru
Innalillahi, Dua Warga Kota Solo Meninggal Dunia saat Isolasi Mandiri di Rumah
Fenomena masyarakat yang meninggal saat menjalani isolasi mandiri akibat positif Covid-19 ternyata telah merambah Kota Solo.
Penulis: Muhammad Irfan Al Amin | Editor: Aji Bramastra
Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Muhammad Irfan Al Amin
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Fenomena masyarakat yang meninggal saat menjalani isolasi mandiri akibat positif Covid-19 ternyata telah merambah Kota Solo.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Solo, Siti Wahyuningsih, mengungkapkan dalam minggu ini telah ada dua warga yang meninggal.
Baca juga: Tak Hanya Wali Kota Gibran, Puluhan PNS di Pemkot Solo Ternyata Juga Tertular Covid-19
"Dalam seminggu ini telah ada dua warga yang meninggal saat menjalani isolasi mandiri," katanya pada Jumat (15/7/2021).
Dirinya mengungkapkan bahwa warga yang meninggal saat isoman semuanya memiliki komorbid.
"Tidak hanya meninggal karena Covid-19 saja, namun juga memliki komorbid," ujarnya.
Mengantispasi agar kejadian serupa tak terulang lagi, Dinkes Solo bekerjasama dengan aparat kepolisian akan mengedukasi warga bagi yang positif Covid 19 untuk menjalani isolasi di tempat yang telah disediakan.
"Nanti Puskesmas akan bekerjasama dengan Polsek untuk menjemput warga, agar tak ada yang menolak untuk karantina," ungkapnya.
Saat ini Pemkot Solo telah menyiapkan area karantina di enam sekolah, antara lain :
1. SDN Cemara 2
2. SMPN 8 Surakarta
3. SMPN 19 Surakarta
4. SMPN 11 Surakarta
5. SDN Cengklik 1
6. SDN Cengklik 2
Adapun Graha Wisata yang sebelumnya telah disiapkan kini telah dicoret dari daftar tempat isolasi mandiri.
Pemkot Solo juga bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah untuk menyiapkan Rumah Sakit Darurat Asrama Haji Donohudan.
"Nanti mereka yang bergejala ringan dan sedang akan dirawat di Donohudan," ujarnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/ilustrasi-sejumlah-pemikul-jenazah-dengan-mengenaka-pemakaman-covid-19.jpg)