Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Innalillahi, Dua Warga Kota Solo Meninggal Dunia saat Isolasi Mandiri di Rumah

Fenomena masyarakat yang meninggal saat menjalani isolasi mandiri akibat positif Covid-19 ternyata telah merambah Kota Solo. 

Penulis: Muhammad Irfan Al Amin | Editor: Aji Bramastra
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
ILUSTRASI : Sejumlah pemikul jenazah dengan mengenakan alat pelindung diri (APD) menggotong dan memakamkan peti berisi jenazah dengan protokol Covid-19 di TPU Cikadut, Jalan Cikadut, Mandalajati, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (1/2/2021). Para petugas pemikul jenazah di TPU Cikadut kini sudah bekerja kembali setelah direkrut menjadi Pekerja Harian Lepas (PHL) oleh Pemerintah Kota Bandung, sehingga tidak lagi memunculkan polemik tarif pikul jenazah. 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Muhammad Irfan Al Amin

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Fenomena masyarakat yang meninggal saat menjalani isolasi mandiri akibat positif Covid-19 ternyata telah merambah Kota Solo

Kepala Dinas Kesehatan Kota Solo, Siti Wahyuningsih, mengungkapkan dalam minggu ini telah ada dua warga yang meninggal. 

Baca juga: Tak Hanya Wali Kota Gibran, Puluhan PNS di Pemkot Solo Ternyata Juga Tertular Covid-19

"Dalam seminggu ini telah ada dua warga yang meninggal saat menjalani isolasi mandiri," katanya pada Jumat (15/7/2021).

Dirinya mengungkapkan bahwa warga yang meninggal saat isoman semuanya memiliki komorbid. 

"Tidak hanya meninggal karena Covid-19 saja, namun juga memliki komorbid," ujarnya. 

Mengantispasi agar kejadian serupa tak terulang lagi, Dinkes Solo bekerjasama dengan aparat kepolisian akan mengedukasi warga bagi yang positif Covid 19 untuk menjalani isolasi di tempat yang telah disediakan. 

"Nanti Puskesmas akan bekerjasama dengan Polsek untuk menjemput warga, agar tak ada yang menolak untuk karantina," ungkapnya. 

Saat ini Pemkot Solo telah menyiapkan area karantina di enam sekolah, antara lain : 

1. SDN Cemara 2
2. SMPN 8 Surakarta
3. SMPN 19 Surakarta
4. SMPN 11 Surakarta
5. SDN Cengklik 1
6. SDN Cengklik 2

Adapun Graha Wisata yang sebelumnya telah disiapkan kini telah dicoret dari daftar tempat isolasi mandiri

Pemkot Solo juga bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah untuk menyiapkan Rumah Sakit Darurat Asrama Haji Donohudan. 

"Nanti mereka yang bergejala ringan dan sedang akan dirawat di Donohudan," ujarnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved