Breaking News:

Berita Sragen Terbaru

Cerita Pemilik Gilingan Daging di Sragen: Idul Adha Kali ini Sepi, Bingung Bayar Karyawan

Sepinya masyarakat yang menggilingkan daging dikeluhkan pengusaha gilingan daging di Pasar Bunder Sragen.

Penulis: Septiana Ayu Lestari | Editor: Agil Tri
TribunSolo.com/Septiana Ayu
Suasana kios gilingan daging di Pasar Bunder Sragen saat hari raya idul adha 2021, Selasa (20/7/2021) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Hari raya idul fitri berbarengan dengan pelaksanaan PPKM darurat, dikeluhkan pemilik usaha gilingan daging di Sragen.

Pasalnya, orang yang datang untuk menggiling daging jumlahnya turun drastis.

Salah satunya, dialami Marni, pemilik jasa penggilingan daging di Pasar Bunder Sragen.

Menurut Marni, sejak buka pukul 04.00 pagi, pelanggan yang datang sangat sedikit jumlahnya.

"Hari ini sepi luar biasa. Biasanya jam segini (11.00 WIB), jalanan depan kios itu sudah penuh, kalau hari ini kosong," ujarnya kepada TribunSolo.com, Selasa (20/7/2021).

Baca juga: Awas Kecele, Tak Semua Kendaraan Bisa Keluar di Exit Tol Sragen: Tak Memenuhi Syarat Diputar Balik

Baca juga: Arus Lalullintas di Exit Tol Sragen Sepi saat Libur Idul Adha: Kendaraan Melintas 15 Menit Sekali

Baca juga: Ada Aturan Salat Id di Rumah Saja, Kemenag Sragen Sebut Banyak Masyarakat yang Tak Patuh

Baca juga: 840 PKL di Karanganyar Dapat Bantuan Rp 300 Ribu, PKL Sragen Keluhkan Belum ada Bantuan

Bahkan, kini Marni harus turun tangan, untuk memanggil orang yang akan menggilingkan daging.

"Ini orang harus dipanggil, kalau nggak dipanggil, nggak ada yang datang, kalau sebelum-sebelumnya, malah nggak sempat ngobrol seperti ini," katanya.

Biasanya, banyak warga yang datang, untuk menggilingkan daging jatah kurban, untuk dibuat bakso atau galantin.

Dengan situasi seperti ini, Marni kebingungan membayar karyawannya.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved