Berita Klaten Terbaru
PPKM Darurat Diperpanjang, DPRD Klaten akan Ajukan Anggaran Kompensasi: Jika Ada Dana dari APBD
PPKM Darurat resmi diperpanjang oleh pemerintah, sehingga DPRD Kabupaten Klaten bakal mengusulkan alokasi dana untuk bantuan jika ada potensi dana dar
Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Agil Trisetiawan
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto
TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - DPRD Kabupaten Klaten bakal mengusulkan alokasi dana untuk bantuan jika ada potensi dana dari APBD.
Pasalnya, pemerintah resmi untuk memperpanjang PPKM Darurat, yang juga berlaku di Kabupaten Klaten.
Ketua DPRD Kabupaten Klaten Hamenang Wajar Ismoyo mengatakan adannya potensi dana itu yaitu dana APBD Kabupaten Klaten yang bisa direfocusing.
Oleh karenanya, pihaknya akan melakukan pembahasan dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten, dan BPBD Kabupaten Klaten terkait permasalah yang terjadi terkait penanganan Covid-19 di Kabupaten Klaten.
"Jika ada dana dari APBD yang bisa dilakukan refocusing, maka kami akan usulkan dana," ucap Hamenang, kepada TribunSolo.com, Selasa (20/7/2021).
Baca juga: 824 Ton Beras PPKM Disiapkan Bulog untuk Warga Solo Raya, Klaten Mendapatkan Jatah Paling Banyak
Baca juga: Ini Info Lokasi Cegatan PPKM Darurat di Klaten, Catat Syarat Dokumen yang akan Diminta Polisi
Baca juga: Pemkab Klaten Ubah GOR Gelarsena Jadi Tempat Isolasi Terpusat : Khusus Pasien OTG Laki-laki
Bantuan untuk masyarakat yang tengah menjalani isolasi mandiri, juga akan diupayakan.
Bantuan tersebut berupa sembako dan vitamin.
Selain itu, dia juga meminta dalam pembagian bantuan diberikan kepada yang benar-benar yang membutuhkan.
"Lebih baik lagi bantuan sembako bisa diberikan kepada warga yang benar-benar membutuhkan, dengan data calon penerima valid," kata Hamenang.
Ia mengatakan pemberian bantuan tersebut nantinya akan dilakukan oleh pihak satgas desa yang menjadi corong terdepan masyarakat.
Hal ini agar tidak terjadi tumpang tindih yang menerima bantuan.
"Sebagian warga sudah ada yang dapat bantuan dari pusat baik itu PKH, maupun yang lainnya. Sehingga tidak tumpang tindih bantuan," ujar Hamenang.
Kemudian terkait hasil Rakor Penanganan Covid-19, dia mengatakan pihaknya menyampaikan masalah-masalah yang muncul di Kabupaten Klaten.
Seperti masalah relawan pemakaman jenasah covid-19 yang jumlahnya terbatas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/suasana-alun-alun-klaten-pasca.jpg)