Breaking News:

Berita Sragen Terbaru

Nasib Buruh PT GSP Sragen : Status PHK Tak Jelas, Padahal Dinas Tenaga Kerja Sudah Beri Putusan

Ratusan buruh PT Garuda Solo Perkasa (GSP) Sragen, hingga kini belum memiliki status pekerjaan yang jelas.

Penulis: Septiana Ayu Lestari | Editor: Aji Bramastra
TribunSolo.com/Septiana Ayu
Puluhan buruh saat mendatangi PT GSP Sragen di Purwosuman, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen, Senin (5/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Ratusan buruh PT Garuda Solo Perkasa (GSP) Sragen, hingga kini belum memiliki status pekerjaan yang jelas.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, sebanyak 150 orang buruh PT GSP Sragen mengadu ke Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sragen.

Baca juga: Kabar Baik untuk Buruh di Boyolali : Tetap Dapat Subsidi Rp1 Juta, Meski Masuk PPKM Level 3

Mereka mengaku perusahaan melakukan PHK secara sepihak, melalui pengumuman tak tertulis.

Setelah melakukan audiensi sebanyak 5 kali, akhirnya Dinaskertrans Kabupaten Sragen telah memberikan keputusan pada Jumat (23/7/2021).

Terdapat 3 keputusan Disnakertrans Kabupaten Sragen, yang terdiri dari 5 hal, yakni :

- PT GSP off, kepemilikan dialihkan dari Lilik ke Sutejo.
- Aset mesin benang dan lain-lain, menjadi milik Sutejo.
- Buruh berhak pesangon 1 kali, sesuai peraturan.
- Buruh tetap menjadi tanggung jawab Sutejo.
- Buruh kontrak tanggung jawab Lilik.

Meski demikian, keputusan itu tak mengubah nasib buruh.

Menurut Ketua DPC SBSI 1992 Sragen, Joko Supriyanto yang mewakili pihak buruh, meski sudah ada anjuran dari dinas terkait, namun nasib buruh belum juga jelas.

"Terkait apakah diputus kontrak, masih menunggu jawaban resmi dari pengusaha atas keputusan anjuran tersebut, diberi waktu 10 hari sejak keputusan itu diterima," jelasnya kepada TribunSolo.com, Jumat (23/7/2021).

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved