Klarifikasi H Amiruddin, Anggota DPRD yang Tembok Pintu Rumah Tahfiz: Akui Kesal Perkara Sampah
H Amiruddin mengaku membangun tembok tersebut lantaran resah atas tindakan pihak Rumah Tahfiz Alquran. Ini pembelaan lengkapnya:
Padahal saat diberitahu, kata Amiruddin, pihak Rumah Tahfiz Alquran itu mengatakan akan menutup tembok tersebut.
"Saya memberitahu pembinanya (rumah tahfiz), dia bilang dia sendiri yang mau tutup, namun setelah seminggu usai pembicaraan, tidak ada pergerakan sama sekali," katanya.
Oleh karena itu, Amiruddin inisiatif membangun kembali tembok tersebut.
Selama proses pembangunan, menurut Amiruddin, sama sekali tak ada protes.
"Tembok tersebut seharusnya bisa selesai dalam kurun waktu sehari, namun para tukang menyelesaikannya selama 3 hari, itu karena mereka menunggu teguran dari pemerintah atau dari pemilik rumah tersebut, namun tidak ada," katanya.
Tembok Dirobohkan
Melansir Tribun Makassar, Tembok yang dibangun Anggota DPRD Pangkep dari Fraksi PAN, H Amiruddin itu dirobohkan setelah dilangsungkan pertemuan musyawarah.
Pertemuan itu dihadiri langsung H Amiruddin dan beberapa elit PAN Sulsel serta pihak kecamatan setempat.
"Kami tadi datang ke lokasi, ternyata pihak keluarga pak Amiruddin sudah ada di lokasi. Jadi kami berdialog," kata Camat Panakkukang Thahir Rasyid dikonfirmasi tribun.
"Setelah berdialog mereka memahami kesalahannya dan bersedia membongkar, jadi saya persilahkan membongkar," sambungnya.
Thahir Rasyid, mengaku sempat melakukan pembongkaran simbolis yang disaksikan langsung oleh H Amiruddin.
"Selanjutnya saya secara simbolis (membongkar), H Amir menyaksikan dan selanjutnya dilanjutkan sama Satpol PP," ujarnya.
Respon pihak pengurus Rumah Tahfidz pun kata Thahir, menyambut baik pembongkaran itu.
"Alhamdulillah, sudah saya arahkan saling memaafkan dan memperbaiki hubungan kedepan," tutur Thahir.
Profil Amiruddin