Breaking News:

Berita Sragen Terbaru

Raih Simpati Susi Hingga Gubernur Kaltim, Keluarga Sragen Tetap Akan Asuh Vino : Demi Wasiat Ayahnya

Vino yang harus kehilangan kedua orang tuanya kini akan diasuh oleh kakek dan pamannya, meski sebelumnya mendapat tawaran asuhan dari tokoh publik

Kompas.com-Dok.Margono/Instagram @susipudjiastuti115
Nasib Vino, bocah 10 tahun di Kutai Barat yang tengah isolasi mandiri tuai reaksi iba dari Susi Pudjiastuti. 

"Jika keadaannya tidak seperti ini, saya sudah jemput Vino kesana," pungkasnya.

Adapun Vino saat ini masih berada di Kutai Barat, Kalimantan Timur.

(*)

Susi Pudjiastuti Iba kepada Vino yang Isoman Sendirian di Kutai Barat: Andai Dekat Saya Bisa Memeluk

Sebelumnya, viral kisah seorang bocah harus isolasi mandiri seorang diri di Kutai Barat menuai perhatian Mantan Menteri KKP Susi Pudjiastuti.

Susi Pudjiastuti, merasa iba dengan bocah bernama Vino yang berusia 10 tahun tersebut.

Ia bahkan mengaku terharu dengan kisah Vino dan ingin memeluk Vino.

Baca juga: Hidup Sebatang Kara di Kalimantan, Vino Akan Dipulangkan ke Sragen, Dinsos Bantu Urus Kependudukan

Baca juga: Kisah Pilu Bocah 10 Tahun Harus Isolasi Mandiri Sendirian, Ayah Ibu Meninggal Usai Terpapar Covid-19

“Andai dekat saya bisa memeluknya,” tulis Susi Pudjiastuti di akun Twitternya (24/7/2021).

Warga silih berganti mendatangi rumah Vino, sembari memberikan bingkisan sembako dan makanan siap saji untuk kebutuhannya di Kampung Linggang Purworejo RT 4, Kecamatan Tering, Kabupaten Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur, Selasa (20/7/2021). Bocah 10 tahun ini menjadi yatim piatu setelah orangtuanya, ibu bapaknya meninggal dunia yang diketahui terpapar Covid-19.
Warga silih berganti mendatangi rumah Vino, sembari memberikan bingkisan sembako dan makanan siap saji untuk kebutuhannya di Kampung Linggang Purworejo RT 4, Kecamatan Tering, Kabupaten Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur, Selasa (20/7/2021). Bocah 10 tahun ini menjadi yatim piatu setelah orangtuanya, ibu bapaknya meninggal dunia yang diketahui terpapar Covid-19. (TRIBUNKALTIM.CO/ZAINUL)

Ia juga menambahkan emoticon menangis.

Sebelumnya, viral di media sosial kisah Vino yang isolasi mandiri seorang diri di rumahnya.

Ibunya meninggal dunia dalam kondisi hamil 5 bulan pada 19 Juli 2021.

Sedangkan ayahnya meninggal dunia keesokan harinya pada 20 Juli 2021.

"Di saat itulah mereka terpisah. Vino di rumah, ayah dan ibunya di rumah sakit hingga meninggal. Ibunya meninggal 19 Juli. Ayahnya 20 Juli," kata Margono, paman Vino dilansir dari Kompas.com (22/7/2021).

Orangtua Vino dinyatakan positif Covid-19 setelah menjalani perawatan di RS. Sementara Vino juga dinyatakan positif Covid-19 namun tak bergejala sakit.

Vino awalnya tak tahu Ayah Ibunya telah meninggal dunia. Ia menangis dan tak bisa menyaksikan penguburan Ayah, Ibu dan adiknya.

 Selama isolasi mandiri di rumah, Vino ditemani oleh tetangga, kerabat dan rekan ayahnya yang tidur di depan pintu beratapkan tenda.

Vino Bakal Dipulangkan ke Sragen

Pasca kedua orangtuanya meninggal dunia, kini Vino hidup seorang diri, di Kutai Barat, Kalimatan Timur.

Rencananya, Vino akan dibawa pulang ke keluarga ayahnya, yang berada di Desa Bayanan, Kecamatan Sambirejo, Kabupaten Sragen.

Baca juga: Terkejutnya Vino Mengetahui Orangtuanya Gugur Karena Covid-19, Keluarga di Sragen: Bapak lagi

Vino akan dirawat dan dibesarkan oleh Sumini, yang merupakan kakak kandung ayahnya. 

Dinas Sosial Kabupaten Sragen bergerak untuk membantu rencana kepindahan Vino ke Kabupaten Sragen. 

Kasi anak dan lansia Dinas Sosial Kabupaten Sragen, Urbaniyah Eko Sakti mengatakan pihaknya akan membantu mengurusi administrasi kepindahan Vino

"Karena kita tahu, kedua orangtuanya juga sudah pindah kependudukan di Kalimantan, nanti kita bantu urus, mengenai kepindahan sekolahnya, KKnya, dan administrasi yang lain," katanya kepada TribunSolo.com, Sabtu (24/7/2021). 

"Pakdenya yang disini (Sragen) juga sudah siap merawat dan membesarkan Vino," tambahnya.

Untuk proses kepulangan Vino, Urba mengatakan tidak menjadi masalah. 

"Karena Pakdenya yang disana, bersedia untuk mengantarkan kepulangan Vino ke Sragen, jadi saya rasa tidak akan jadi masalah," ujarnya. 

Terpisah, Bude Vino, Sumini mengaku berterimakasih, karena banyak yang membantu keponakan kesayangannya. 

"Ya saya berterimakasih, karena sudah banyak yang membantu, tadi dari dinas sosial juga sudah datang, saya sangat terbantu sekali," ucap Sumini.

Nenek yang Paling Sedih karena Urung Timang Adik Vino

Kisah Alvino Dafa Raharjo atau Vino (8) membuat banyak orang bersedih.

Vino menjadi yatim piatu dalam 2 hari, setelah kedua orangtuanya, Kino dan Lina, meninggal karena terpapar covid-19.

Baca juga: Hidup Sebatang Kara di Kutai Barat, Keluarga akan Pulangkan Vino ke Sragen: Tunggu Isoman Selesai

Vino pun menjalani isoman seorang diri, di rumah mereka, di Kabupaten Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur.

Keluarga Vino ternyata parantau asal Desa Bayanan, Kecamatan Sambirejo, Kabupaten Sragen.

Nenek Vino di Sragen, Panikem mengaku kabar ini menjadi pukulan buatnya,

Apalagi, ia baru saja diberikan kabar gembira. 

"Saya baru tahu, kalau sedang hamil, diperiksa sudah lima bulan," katanya kepada TribunSolo.com, Jumat (23/7/2021). 

Panikem mengaku ia memang rajin berdoa, agar bisa kembali meminang cucu. 

"Saya bilang ke Lina, anaknya yang pertama sudah besar, sudah saatnya punya anak lagi, dan akhirnya terwujud doa saya," ujarnya. 

"Baru tahunya, setelah Lina telat datang bulan selama sebulan, setelah diperiksa ternyata beneran hami," imbuhnya. 

Panikem menambahkan, setelah diperiksa, diketahui calon cucunya berjenis kelamin perempuan. 

"Jadi, cucu dari anak saya Kino pas, ada laki-laki dan perempuan," kata dia.

Namun, tak lama setelah mengetahui kabar gembira tersebut, menantunya Lina meninggal dunia, setelah berjuang melawan covid-19. 

Harapannya pun harus dikubur dalam-dalam, untuk kembali meminang kembali seorang cucu.

"Yang namanya takdir tidak ada yang tahu," pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.tv dengan judul:Susi Terharu pada Bocah Isoman Sendiri yang Ayah-Ibunya Meninggal karena Covid-19

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved