Berita Klaten Terbaru

Viral Keluarga Isoman di Klaten Tertipu Penjual Tabung Oksigen, Polisi Cek Faktanya

Sebuah postingan tentang aksi penipuan penjual tabung oksigen pada korbannya di Klaten viral dan menjadi sorotan masyarakat. 

Tayang:
Istimewa Facebook Info Seputar Klaten
Tangkapan layar postingan akun Fa Alma Mainan Edukasi soal penipuan tabung oksigen di Klaten. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Sebuah postingan tentang aksi penipuan penjual tabung oksigen pada korbannya di Klaten viral dan menjadi sorotan masyarakat. 

Informasi yang dihimpun TribunSolo.com, korban ini sedang melakukan isolasi mandiri (Isoman) bersama keluarganya. 

Postingan tersebut diunggah pada Minggu (25/7/2021) siang di grup Facebook Info Seputar Klaten (ISK). 

Baca juga: Viral Istri Gerebek Suami Tidur dengan Selingkuhan di Hotel dalam Kondisi Tanpa Baju, Malah Dituntut

Baca juga: Viral Kertas Hasil Tes Swab Positif Covid-19 Dipakai Bungkus Gorengan, Polisi Siap Turun Tangan

Akun yang mengunggah tulisan soal penipuan tersebut adalah akun Facebook yang bernama Fa Alma Mainan Edukasi

Dalam postingannya, akun tersebut juga menyertakan tangkapan layar percakapan WhatsApp antara dirinya dan pelaku penipuan. 

Berikut postingan terkait penipuan jual beli tabung oksigen tersebut: 

Hati2 lur.. Sekarang bnyak penipuan berkedok jualan tabung oksigen..

Biar saya saja yg jadi korban...

Cerita nya saya beli tabung oksigen lewat online.. Minta transfer uang sdah saya transfer..

Tpi barang gk dikirim dg alasan harus ada sk dri RS..klo mau di proses dia minta transfer lgi 750.000...

saya minta uang di kembalikan 50℅ saja malah nomer saya di blok... Hati2 lur

Baca juga: Viral Video Dua Wanita Nyanyi di Salah Satu Ruangan di DPRD Solo, Begini Tanggapan Netizen

Sampai pukul 11.00 WIB, Rabu (28/7/2021) postingan tersebut mendapat sebanyak 153 komentar.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Klaten, AKP Andriyansyah Rithas Hasibuan mengaku dirinya belum menerima laporan dari masyarakat terkait viralnya curhatan di media sosial tersebut.

"Kami cek dulu ya, sampai saat ini kami belum dapat laporan dari warga," singkatnya, kepada TribunSolo.com, Rabu (28/7/2021).

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved