Breaking News:

Berita Klaten Terbaru

Kades di Klaten Mengeluhkan Adanya Data Ganda Bantuan Sosial, Langsung Disampaikan ke Ganjar 

Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Klaten mengeluhkan munculnya data ganda untuk bantuan sosial (Bansos).

Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Ryantono Puji Santoso
kontan.id
Ilustrasi bansos. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Klaten mengeluhkan munculnya data ganda untuk bantuan sosial (Bansos).

Keluhan Kades-kades di Kabupaten Klaten disampaikan langsung kepada Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo di kegiatan rembug bersama kades se-Kabupaten Klaten, Senin (2/8/2021).

Kepala Desa Plawikan, Lilik Ratnawati mengatakan, adanya ketidaksamaan data desa dengan pusat karena pendataan oleh Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) terkadang tidak melibatkan pemerintah desa setempat.

Baca juga: Awas! Marak Praktik Gendam Bermodus Bansos Kuras Harta Warga di Gunungkidul, Uang Jutaan Rupiah Raib

Baca juga: Cara Cairkan Bansos Tunai Rp 600 Ribu & Beras 10 Kg, Cek Disini untuk Mengetahui Dapat atau Tidaknya

"Karena banyaknya data BST susulan, padahal mereka yang di data tersebut rata-rata sudah kita masukan di data bantuan BLT dana desa," ungkap Lilik kepada TribunSolo.com, Selasa (3/8/2021).

Lilik mengatakan, akibat ketidaksingkronan data tersebut, menimbulkan data penerima bansos menjadi ganda.

Selain itu, pihaknya juga melaporkan kepada Ganjar saat itu terkait tugas Satgas Jogo tonggo bidang sosial yang sudah dilakukan yaitu adanya pembentukan satgas pemakaman jenazah Covid-19.

"Semua uneg-uneg dari kami, nantinya akan disampaikan langsung ke menteri terkait oleh bapak gubenur," ujarnya.

Viral Bansos di Klaten Disunat

Beberapa hari ini publik digemparkan dengan viralnya informasi penyunatan dana bansos atau BST.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved