Berita Sragen Terbaru

Bupati Sragen Sesalkan Adanya Perbedaan Data Daerah dengan Pusat: PPKM Level 4 Hampat Ekonomi

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengatakan, penetapan PPKM Level 4 di Sragen ini diiringi ketidaksingkronan data.

Penulis: Septiana Ayu Lestari | Editor: Agil Trisetiawan
TribunSolo.com/Septiana Ayu
Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati saat ditemui di acara penyuntikan vaksin booster untuk nakes, Kamis (12/8/2021). 

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengatakan, dengan penurunan kasus covid-19 berdampak kepada ketersediaan oksigen di rumah sakit. 

Baca juga: Libur Agustus Corona Seakan Menghilang, Wisatawan Tumplek Blek di Selo, Banyak yang Tak Pakai Masker

Baca juga: Jokowi Perintahkan Harga Tes PCR Corona Turun, Kini Berapa di Solo? Gibran : Tak Sampai Rp 495 Ribu

"Saat ini, oksigen di rumah sakit sudah tercukupi bahkan lebih, seperti di RSUD Soehadi Prijonegoro Sragen, sudah tidak lagi kritis," katanya kepada TribunSolo.com, Rabu (18/8/2021). 

Bupati Yuni berharap, kondisi saat ini, bisa dipertahankan hingga seterusnya. 

"Ya semoga kondisi seperti ini, bisa bertahan terus," singkatnya. 

Baca juga: Kematian Akibat Corona Meningkat, Bupati Sragen Minta Kecamatan Bentuk Relawan Pemulasaraan Jenazah

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sragen, Hargianto mengatakan, saat ini BOR rumah sakit di sudah di bawah 50 persen. 

"Berdasarkan laporan harian kemarin, hari selasa, keterisian bed rumah sakit dibawah 50 persen, yakni 45,29 persen," katanya kepada TribunSolo.com, Rabu (18/8/2021). 

Angka tersebut meliputi, dari total 351 tempat tidur isolasi di rumah sakit, yang terpakai hanya 159 tempat tidur. 

Baca juga: Kematian Akibat Corona Meningkat, Bupati Sragen Minta Kecamatan Bentuk Relawan Pemulasaraan Jenazah

"Penurunan juga terjadi di tempat tidur ICU, yakni sebanyak 48 persen, dari yang disediakan 25 tempat tidur, yang terpakai 12 tempat tidur," jelasnya. 

Pada Selasa (17/8/2021) hanya terdapat 15 tambahan kasus covid-19, dengan 76 pasien sembuh, sedangkan 10 orang meninggal dunia. 

Dengan angka tersebut, angka kesembuhan di Kabupaten Sragen mencapai 91,27 persen, dan angka kematian 5,38 persen. (*) 

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved